5 Gol Bunuh Diri Tak Terlupakan pada Piala Dunia


Gol bunuh diri Pablo Escobar pada Piala Dunia 1994. | Kompas

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Piala Dunia selalu diwarnai cerita dan drama dalam setiap pertandingan yang membuat turnamen tersebut menarik, tak terkecuali dengan terjadinya gol-gol bunuh diri.

Sejak Piala Dunia 1930 hingga 2014, sebanyak 41 gol bunuh diri telah mewarnai pertandingan Piala Dunia. Berikut lima gol bunuh diri paling populer, seperti dikutip dari CNN Indonesia, Kamis, 14/6/2018:

1. Manuel Rosas (Meksiko vs Chile, Piala Dunia 1930)
Bek timnas Meksiko, Manuel Rosas, mencetak gol bunuh diri saat Meksiko berhadapan dengan Chile di Piala Dunia 1930. Ini menjadi gol bunuh diri pertama dalam sejarah Piala Dunia. Gol bunuh diri Rosas menjadi gol ketiga bagi Chile yang mengalahkan Meksiko tanpa balas.

2. Carlos Gamarra (Paraguay vs Inggris, Piala Dunia 2006)
Gol bunuh diri tercepat dalam sejarah Piala Dunia terjadi pada pertandingan Paraguay melawan Inggris di Piala Dunia 2006. Berniat menghalau bola dengan kepalanya, Gamarra, justru memasukkan bola ke gawangnya sendiri saat laga baru berusia dua menit. Inggris memenangkan pertandingan melawan Paraguay setelah gol Gammara menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan tersebut.

3. Andoni Zubizaretta (Spanyol vs Nigeria, Piala Dunia 1998)
Piala Dunia 1998 menjadi Piala Dunia dengan jumlah gol bunuh diri terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia, yakni enam gol bunuh diri. Salah satu di antara enam gol bunuh diri itu dicetak oleh kiper tim nasional Spanyol pada saat itu, Zubizaretta saat melawan Nigeria.

Zubizaretta sebenarnya bermaksud menghalau tendangan lawan, namun bola justru berbelok arah dan masuk ke gawang setelah berhasil ia tepis. Pada akhirnya, Spanyol kalah 2-3 atas Nigeria.

4. Ernie Brandts (Belanda vs Italia, Piala Dunia 1978)
Bek Belanda, Ernie Brandts, membuat gol bunuh diri pada menit ke-18 ketika melawan Italia di Piala Dunia 1978. Uniknya, ia berhasil menebus kesalahan dengan mencetak gol ke gawang Italia pada menit 50 sehingga skor kembali imbang. Bahkan Belanda akhirnya mampu memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.

5. Pablo Escobar (Piala Dunia 1994)
Bek Kolombia, Pablo Escobar, mencetak gol bunuh diri saat melawan Amerika Serikat di pertandingan fase grup Piala Dunia 1994. Escobar berniat memotong umpan silang pemain Amerika Serikat, namun halauannya justru membuat bola berbelok arah ke gawang Kolombia. Akibat gol itu, Kolombia kalah tipis atas Amerika Serikat dengan skor 1-2.

Gol bunuh diri Escobar jadi salah satu insiden fenomenal di sepanjang sejarah Piala Dunia. Sepuluh hari setelah pertandingan, ia ditembak mati oleh kelompok kartel narkoba yang kesal karena kalah taruhan.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

HUT Lamsel, Pelari Benua Afrika Dominasi Lomba Lari 10 K Krakatau Open

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Para pelari asal Benua Afrika mendominasi Lomba Lari Krakatau Open 10 …