BPOM Lampung Intensifikasi Pengawasan Jajanan Buka Puasa di 7 Kabupaten/Kota


Pangan hasil temuan BBPOM Lampung selama Ramadan | Cintia /duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) menggelar konfrensi pers terkait intensifikasi pengawasan pangan untuk jajanan buka puasa, di Aula BBPOM, Jalan Dr Susilo nomor 105, Pahoman, Bandar Lampung, Jumat, 8/6/2018.

Kepala BBPOM Bandar Lampung Syamsuliani mengatakan, pengawasan jajanan puasa dilakukan di 7 kabupaten/kota dengan jumlah sampel sebanyak 736 item.

“Temuan kami, jajanan pasar seperti cendol, mutiara dan lain-lain dengan hasil Memenuhi Standar (MS) sebanyak 692, dan sebanyak 44 item atau 5,97% ditemukan tidak memenuhi standar, teridentifikasi kandungan Rhodamin dan Boraks,” kata Syamsuliani dalam konfrensi persnya.

Syamsuliani menghimbau agar masyarakat dapat berpartisipasi dalam melaporkan apabila menemukan hal-hal yang mencurigai terkait peredaran obat dan makanan ilegal ke Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM).

“Intensifikasi pengawasan pangan ini juga digelar dalam rangka meningkatkan penyebaran informasi tentang pengawasan obat dan makanan di kabupaten/kota,” kata dia.

Hamartoni Ahadis, Pj Sekretaris Provinsi Lampung menambahkan, pihaknya mendukung penuh kegiatan BBPOM dalam pengawasan obat dan pangan yang dilakukan di 15 kabupaten/kota.

“Kami mengimbau kepada distributor makanan untuk berhati-hati dalam memilih produk yang dijual. Jangan sampai menggunakan bahan-bahan berbahaya pada makanan,” ujar Hamartoni.

Laporan Cintia Retno Safitri


Komentar

Komentar

Check Also

Balada Asa Si Tukang Becak Kais Rezeki di Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Cuaca malam itu terasa dingin. Seorang lelaki tua berkaus tipis membelah …