Penerimaan Siswa Baru, Wali Calon Murid Bandar Lampung Keluhkan Permendikbud 14/2018




PARA orang tua calon siswa saat PPDB di SMAN 2 Bandar Lampung, Senin, 4/6/2018. | Rudi Virgo/duajurai.co


BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejumlah wali calon murid mengeluhkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 14 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Pasalnya, peraturan tersebut membuat siswa yang memiliki potensi bagus bisa gagal sekolah karena keterbatasan zonasi.

“Saya tidak setuju. Pemerataan sekolah dan sumber daya manusia penyebab utamanya. Semestinya, ada simulasi dan sosialisasinya dahulu sebelum diterapkan kepada masyarakat,” kata Afrizal (44), salah satu calon wali murid, saat mengikuti PPDB di SMA Negeri 2 Bandar Lampung, Senin, 4/6/2018.

Hal senada disampaikan Kartina Nurbaya (40), calon wali murid lainnya. Dia mengatakan, pemberlakukan zonasi memaksa calon siswa menempuh jalur mandiri. Padahal, tidak semua wali murid mampu memenuhinya.

“Kasihan anak yang pintar enggak masuk karena nonzonasi. Katanya, bisa menempuh jalur mandiri, tapi kuotanya sedikit. Itu juga sumbangan dari wali murid, tapi kan tidak semuanya mampu,” ujarnya.

Pantauan duajurai.co, banyak calon wali siswa yang melakukan verifikasi data di SMAN 2 Bandar Lampung. Salah satu orang tua calon siswa tampak emosi dan memarahi panitia. Sebab, pihak panitia memanggil pendaftar melangkahi nomor urut.(*)

Laporan Rudi Virgo




Komentar

Komentar

Check Also

Sekretaris KMNU Unila Hesta Anggita Terpilih dalam SEA-Teacher Batch 6

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sekretaris Umum Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama Universitas Lampung (KMNU Unila) Hesta …