PUASA SANG DUAFA: Penghasilan Rp10 Ribu, Kakek Ahsan Ingin Obati Istri


AHSAN Sartawi memperlihatkan santunan dari 9 Naga Group di Jalan Pahlawan, Kelurahan Surabaya, Kedaton, Kota Bandar Lampung, Kamis, 31/5/2018. | Lara Sri Wahyuni/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Siang itu, sinar mentari terasa membakar kulit. Seorang lelaki tua menarik gerobak di Jalan Pahlawan, Kelurahan Surabaya, Kedaton, Kota Bandar Lampung, Kamis, 31/5/2018.

Bajunya tampak kumal. Kumis tipis menghiasi bibirnya. Ia memakai topi tentara. Ahsan Sartawi (86), nama pria tersebut. Warga Jagabaya itu seorang pemulung.

“Saya berangkat kerja dari jam lima pagi sampai sore. Ya sehari cuma dapat Rp10 ribu. Tapi, saya bersyukur yang penting masih bisa beli beras,” kata Ahsan.

Selain makan, hasil keringat Ahsan juga untuk membiayai dua cucunya. Lalu, menafkahi istrinya yang menderita mag. Bila ada rezeki, Ahsan ingin mengobati sang istri. Namun, apa daya, penghasilannya yang tak seberapa hanya cukup bertahan hidup.

“Saya tiap hari kesulitan untuk mencari sesuap nasi, ya karena sehari cuma dapat Rp10 ribu. Mudah-mudahan kalau ada rezeki, saya ingin mengantar istri berobat,” ujarnya.(*)

Liputan Puasa Sang Duafa merupakan kerja bareng 9 Naga Group dengan duajurai.co. Setiap narasumber akan menerima santunan dari 9 Naga Group.

Laporan Lara Sri Wahyuni 


Komentar

Komentar

Check Also

PUASA SANG DUAFA: Kakek Joni, Pemulung yang Hidup Sendiri

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Arus kendaraan di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung, tampak …