PUASA SANG DUAFA: Tanpa Sandal, Salman Jalan Kaki Jual Degan




SALMAN, penjaja degan, memperlihatkan santunan dari 9 Naga Group di Jalan RA Kartini,Tanjungkarang, Kota Bandar Lampung, Rabu, 30/5/2018. | Cintia Retno Safitri/duajurai.co


BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Cuaca terik tak mengendurkan semangat Salman (60) untuk bekerja. Di bawah sinar mentari yang terasa panas, ia bertahan hidup dengan menjajakan degan. Bahkan, Salman jalan kaki menawarkan kelapa muda itu tanpa sandal.

“Sebenarnya, ada sandal, tapi kan jalan (aspal) tidak begitu panas. Jadi, bapak tidak menggunakan sandal. Bapak juga sudah biasa tidak pakai sandal saat berjualan. Lebih baik berjualan seperti ini daripada ngemis di pinggir jalan,” kata Salman saat menjajakan degan di Jalan RA Kartini,Tanjungkarang, Kota Bandar Lampung, Rabu, 30/5/2018.

Salman telah bertahun-tahun melakoni pekerjaan tersebut. Saban hari, ayah lima anak itu jalan kaki menyusuri jalanan Kota Tapis Berseri. Ia memulai langkah dari kediamannya di Jalan Sumur Putri, Teluk Betung Utara.

SALMAN menjajakan degan di Jalan RA Kartini, Bandar Lampung, Rabu, 30/5/2018. | Cintia Retno Safitri/duajurai.co

Walau pekerjaannya menguras tenaga, namun Salman tetap menjalankan ibadah puasa. Ia pun bersyukur karena bisa makan setiap hari meski dengan kondisi yang pas-pasan.

Bila seluruh degan laku terjual, maka Salman pulang membawa uang sebanyak Rp80 ribu. Namun, rerata hasil keringatnya sekitar Rp30 ribu. Ia menjual satu buah degan sebesar Rp15 ribu. “Saya memperoleh degan dari lapak dekat rumah,” ujarnya.(*)

Liputan Puasa Sang Duafa merupakan kerja bareng 9 Naga Group dengan duajurai.co. Setiap narasumber akan menerima santunan dari 9 Naga Group.(*)

Laporan Cintia Retno Safitri


Komentar

Komentar

Check Also

PUASA SANG DUAFA: Nafkahi Anak, Sunarsih Jadi Tukang Cuci Hingga Memulung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Azan subuh belum berkumandang. Sunarsih telah bangun menyiapkan sahur. Di sebuah bedeng di …