Isi AJRD, Bambang Pujiatmoko Beri Pemahaman Soal Sanitasi


AKTIVIS lingkungan senior Bambang Pujiatmoko menjadi pemateri tamu pada AJRD di Kantor duajurai.co, Senin, 28/5/2018. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Aktivis lingkungan senior Bambang Pujiatmoko menjadi pemateri Akademi Junalistik Ramadan Duajurai (AJRD), Senin, 28/5/2018. Dia menyampaikan materi tentang “Sanitasi, Peran Media Massa, dan Masa Depan Bangsa”.

“Tumbuh kembang dan kecerdasan manusia ditentukan saat periode emas, yaitu 1.000 hari pertama kehidupan, dan saat-saat itu sangat dipengaruhi oleh perilaku, asupan gizi, dan lingkungannya,” kata Bambang di Kantor duajurai.co.

Koordinator Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) itu mengatakan, bicara soal lingkungan mesti dimulai dari diri sendiri di lingkup paling kecil, yaitu lingkungan rumah. Hal yang paling dasar adalah air dan sanitasi. “Air dan sanitasi bagaikan dua sisi mata uang. Tak bisa terpisahkan karena saling berkaitan,” ujarnya.

Masalah air, indikatornya 4K, yakni kuantitas, kualitas, kontinuitas, serta keterjangkauan. Kuantitas berkaitan dengan ketersediaan air. Standarnya, kebutuhan orang normal akan air sekitar 60 liter per hari.

Sedangkan kualitas berkaitan langsung dengan sanitasi. “Kualitas air di rumah bisa menentukan kecerdasan anak. Kemudian, kontinuitas itu tersedia secara terus-menerus,” kata dia.

Mengenai sanitasi di rumah, lanjut Bambang, berkaitan dengan akses buang air kecil dan besar, pengelolaan sampah atau limbah rumah tangga, dan kondisi drainase. Akses buang air mesti diperhatikan apakah sesuai standar atau tidak. Sebab, masih banyak masyarakat yang buang air besar (BAB) sembarangan.

Selain itu, pengelolaan sampah mesti baik. Sebab, dikhawatirkan dapat menjadi sarang bakteri. Sedangkan drainase, tak boleh ada sumbatan. “Masalah sanitasi kelihatannya memang sepele dan sederhana, tapi kalau dipikirkan lebih lanjut, ini adalah permasalahan yang serius,” ujarnya.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Pertama di Indonesia, 6.351 Tahfizh Alquran Madrasah se-Lampung Diwisuda

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 6.351 tahfizh Alquran lulusan madrasah se-Lampung diwisuda. Wisuda berlangsung di Gedung Serbaguna …