PUASA SANG DUAFA: Sehari Dapat Rp15 Ribu, Parhansyah Buka Puasa dengan Air Putih


Parhansyah memperlihatkan santunan dari 9 Naga Group di Jalan Gajah Mada, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung, Sabtu, 26/5/2018. | Lara Sri Wahyuni/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hari itu, lalu lintas di Jalan Gajah Mada, Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung, terlihat ramai pada Sabtu, 26/5/2018. Tak jauh dari jalan layang (flyover), seorang pria tua melintas dengan memanggul karung.

Ia pakai kemeja bercorak batik. Di atas kepalanya bertengger peci kecokelatan. Garis di dahinya tampak jelas. Wajah terlihat berkeriput. Parhansyah (65), nama lelaki itu. Ia tinggal di Jalan Adi Sucipto, Kebon Sawo, Tanjungkarang Timur, Kota Bandar Lampung.

Saban hari, ia jalan kaki menyusuri jalanan Bandar Lampung untuk mencari rongsok. Nantinya, barang bekas hasil memulung ia jual kepada pengepul. Walau pekerjaannya menguras tenaga, namun ayah dua anak itu tetap berpuasa.

“Kalau bulan puasa begini mulai susah cari rongsok. Kadang saya keliling dari pagi sampai malam cuma dapat satu karung. Kalau ditimbang ya cuma dapat 5 kg.Ya paling sehari dapat duit Rp15 ribu,” kata Parhansyah.

Meski penghasilannya tak seberapa, Parhansyah tetap memulung. Ia malu meminta uang kepada anak-anaknya. Lelaki tua itu tetap bertahan hidup dengan mencari rongsok.

“Saya kan kalau pulang malam, jadi sering buka (puasa) di jalan. Jadi, ya makannya cuma roti dan air putih. Begitu juga hari hari biasa, jarang makan nasi karena uang pas-pasan dan malu kalau minta sama anak. Sebab, anak jauh dan sudah berkeluarga,” ujarnya.(*)

Liputan Puasa Sang Duafa merupakan kerja bareng 9 Naga Group dengan duajurai.co. Setiap narasumber akan menerima santunan dari 9 Naga Group.(*)

Laporan Lara Sri Wahyuni


Komentar

Komentar

Check Also

PUASA SANG DUAFA: Kakek Joni, Pemulung yang Hidup Sendiri

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Arus kendaraan di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung, tampak …