Pemateri AJRD, Yoso Muliawan: Menjadi Jurnalis Itu Sebuah Totalitas


YOSO Muliawan berbagi pengalaman saat mengisi AJRD di Kantor duajurai.co, Bandar Lampung, Sabtu, 26/5/2018. | Cintia Retno Safitri/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengurus Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Indonesia Yoso Muliawan menjadi pemateri tamu pada Akademi Jurnalistik Ramadan Duajurai (AJRD) di Kantor duajurai.co, Sabtu, 26/5/2018. Dalam kegiatan tersebut, Yoso berbagi pengalaman menjadi jurnalis.

“Menjadi jurnalis jangan hanya mengincar ingin jadi redaktur, atau naik jabatan. Menjadi jurnalis itu sebuah totalitas, bukan mengincar gaji yang besar,” kata Yoso di hadapan peserta AJRD.

Redaktur Politik Tribun Lampung itu bercerita, dirinya merintis karier sebagai pewarta sewaktu masih mahasiswa. Dia bekerja sebagai juru warta tabloid properti pada 2006. Waktu itu, dia menerima upah sekitar Rp500 ribu per bulan. “Tabloid properti tersebut terbit seminggu sekali. Ngetik berita hanya seminggu tiga kali,” ujarnya.

Setelah tabloid properti, Yoso bergabung dengan Lampung Post. Berstatus magang, mantan Ketua AJI Bandar Lampung itu berpenghasilan tak menentu. Sebab, upah yang diterima berdasar kuantitas berita. Yoso pun cuti kuliah beberapa bulan demi menekuni profesi jurnalis.

“Tak lama, Tribun Lampung buka lowongan. Saya mulai bekerja di sana pada 2008. Dalam perjalananannya, saya dipromosikan menjadi redakur hingga sekarang,” kata dia.(*)

Laporan Cintia Retno Safitri 


Komentar

Komentar

Check Also

Wisuda Perdana, Universitas Mitra Indonesia Luluskan 671 Wisudawan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Universitas Mitra (Umitra) Indonesia mengadakan wisuda perdana sejak menjadi universitas di …