Tak Punya Rumah dan Putus Komunikasi dengan Anak, Almarhum Burhan Biasa Tidur di Bentor


Suwandi, adik ipar almarhum Burhan | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sejak istrinya meninggal, Burhan tukang Becak Bermotor (Bentor) yang jenazahnya ditemukan di depan Alfamart Hayam Wuruk, Jumat pagi tadi, 25/5/2018, hidup berkelana di jalanan. Sehari-hari ia memang tidur di bentornya. Ia hanya sesekali pulang ke rumah adik iparnya di kawasan Gunung Sulah.

“Setelah istrinya meninggal, rumahnya di Sukarame dijual. Sempat tinggal di rumah anaknya, tapi karena mereka selisih paham akhirnya Burhan tinggal gak karuan,” kata Suwandi saat ditemui duajurai.co di RSUDAM Lampung Jumat siang, 25/5/2018.

Suwandi menuturkan, kakak iparnya itu sering tidur di depan toko tepi jalan dengan bentornya. Dua atau tiga hari sekali Burhan pulang ke rumah Suwandi untuk mandi dan istirahat.

“Siang datang, malamnya sudah pergi lagi. Dia sering ngetem di kawasan Pasar Pasir Gintung untuk mengantar sayur-sayuran milik para pedagang,” tutur Suwandi.

Burhan memiliki dua orang anak laki-laki. Namun, hingga saat ini keduanya diduga belum mengetahui kondisi sang ayah yang telah meninggal dunia. “Mereka belum ada yang tahu, karena sudah putus hubungan sejak lama,” ungkapnya.

Menurut Suwandi, kedua putra almarhum sudah tidak pernah bekunjung ke rumahnya dan tidak pernah berkomunikasi dengan orang tuanya. “Saya juga gak tahu di mana mereka sekarang. Kasihan almarhum,” imbuhnya.(*)

Laporan Rudi Virgo

Baca juga: Dikira Tidur, Mayat Pria Tergolek di Bentor Jalan Hayam Wuruk Bandar Lampung


Komentar

Komentar

Check Also

Sekretaris Jampidsus: 132 PNS di Lampung Terlibat Korupsi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak 132 pegawai negeri sipil (PNS) di Provinsi Lampung terlibat kasus korupsi. Mereka …