JEJAK PESANTREN: Terkendala Biaya, Ponpes Al Banin Batasi Jumlah Santri


DUA santri sedang berjalan di halaman Ponpes Al Banin, Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Bandar Lampung, Jumat, 25/5/2018. | Lara Sri Wahyuni/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pondok Pesantren (Ponpes) Al Banin di Jalan Flamboyan IV, Labuhan Dalam, Tanjung Senang, Kota Bandar Lampung, membatasi jumlah santri. Kebijakan tersebut karena Ponpes Al Banin terkendala biaya.

“Jumlah santri yang di sini kami batasi. Sebab, kami yang menangung kebutuhan sehari-hari dan kebutuhan pendidikan. Jadi, kalau terlalu banyak takut tidak maksimal dalam mengurus mereka (santri),” kata Muhammad Muawis, pengurus Ponpes Al Banin, Jumat, 25/5/2018.

Menurutnya, Ponpes Al Banin pernah mengalami kesulitan ekonomi. Misal, kehabisan bahan makanan untuk para santri. “Kami pernah kehabisan sembako untuk anak-anak. Alhamdulilah tidak berlangsung lama karena selalu ada jalan untuk dapat rezeki,” ujarnya.

Muawis menambahkan, pihaknya sama sekali tidak memungut biaya dari santri. Sebaliknya, Ponpes Al Banin menggratiskan biaya bagi santri khusus. Syaratnya, fakir miskin,  keluarga tidak mampu, anak terlantar, anak yatim, dan yatim piatu.

“Saat ini, kami memiliki 59 santri dan hanya untuk laki laki. Semua santri yang mendaftar harus membawa surat keterangan tidak mampu, membawa wali yang bisa dipercaya, dan wajib bermukim di ponpes,” kata dia.(*)

Liputan ini kerja sama duajurai.co dan PCNU Kota Bandar Lampung 

Laporan Lara Sri Wahyuni


Komentar

Komentar

Check Also

JEJAK PESANTREN: Selain Ponpes, Yayasan Al Banin Juga Punya Panti Asuhan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Selain pondok pesantren (ponpes), Yayasan Al Banin di Jalan Flamboyan IV, Labuhan Dalam, …