Akademi Jurnalistik Ramadan Duajurai 2018 Resmi Dibuka


Pembukaan AJRD 2018 di kantor duajurai.co | Cintia Retno Safitri /duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Akademi Jurnalistik Ramadan Duajurai (AJRD) 2018 resmi dibuka pada Rabu pagi, 23/5/2018. Kegiatan dibuka oleh Pemimpin Redaksi (Pemred) duajurai.co Juwendra Asdiansyah, di Jalan dr Harun 2, Perumahan Taman Gading Jaya II, Blok H Nomor 18, Kota Baru, Tanjungkarang Timur, Bandar Lampung.

Dalam pengantarnya, Juwendra mengatakan, kegiatan AJRD merupakan salah satu kegiatan yang digelar oleh portal berita online terkini terpercaya ini dalam mengisi bulan Ramadan. Menurut pria yang akrab disapa Juwe itu, bulan suci hendaknya diisi dengan hal-hal positif, salah satunya yaitu bersedekah.

“Bersedekah itu tak melulu harus pakai uang. Melalui program AJRD ini kami ingin bersedekah ilmu, dalam hal ini ilmu jurnalistik, yang menjadi bidang kami,” kata Juwe.

Pada hari pertama AJRD ini, peserta akan mendapatkan dua materi. Adapun materi pertama akan diisi oleh pemateri tamu, yakni Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf. Ia akan menyampaikan materi mengenai “Peran Jurnalistik dalam Pelayanan Publik”.

Selanjutnya materi kedua akan disampaikan oleh mentor utama AJRD yakni Juwendra Asdiansyah, yang akan berbicara tentang “Sejarah Jurnalisme dan Perkembangannya”.

AJRD 2018 diikuti sebanyak 16 peserta dari berbagai kalangan. Para peserta terpilih mendapatkan materi-materi jurnalistik, seperti teknik wawancara, menembus narasumber, menulis berita, menulis artikel, kode etik jurnalistik, menjadi wartawan media online, dan lain-lain. Selain itu, ada sejumlah materi tambahan, seperti fotografi, kehumasan, dan mengelola media online/portal berita.

Bertindak selaku mentor utama Pemimpin Redaksi duajurai.co Juwendra Asdiansyah. Dia akan dibantu editor Hendry Sihaloho, jurnalis Imelda Astari, dan desainer grafis Dede Darmawan Saputra.

Sejumlah materi tambahan akan disampaikan para praktisi dan profesional yang berasal dari lintas kalangan mulai dari jurnalis berpengalaman, akademisi, seniman, budayawan, aktivis lingkungan, aktivis HAM, manajer humas, dan lain-lain.

Nantinya, akan dipilih tiga peserta terbaik yang mendapatkan sertifikat dan uang tunai. Rinciannya, peserta terbaik I Rp1,5 juta, terbaik II Rp1 juta, dan terbaik III Rp750 ribu.(*)

Laporan Cintia Retno Safitri


Komentar

Komentar

Check Also

Ketua Yayasan Startech Abdul Hamid Lantik Wakil Ketua STIT Tanggamus

GISTING, duajurai.co – Ketua Yayasan Pendidikan Startech Abdul Hamid melantik para wakil Ketua I, II …