Diduga Terima Dana Narkoba, Kalapas Kalianda Muchlis Dijerat Pasal Berlapis


KALAPAS Kalianda nonaktif Muchlis Adjie diwawancarai jurnalis terkait kasus yang menjeratnya, beberapa waktu lalu. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Lampung menjerat perbuatan Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kalianda nonaktif Muchlis Adjie dengan pasal berlapis. Muchlis diduga menerima aliran dana peredaran narkoba.

“Kami tidak main-main dengan kasus ini. Kami akan maksimal, hingga kasusnya sampai kejaksaan,” kata Kepala BNN Lampung Brigadir Jenderal Tagam Sinaga, seperti dikutip dari Antara, Selasa, 22/5/2018.

Dia mengatakan, Muchlis akan dikenakan Pasal 114, 132, dan 137 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Salah satunya adalah dugaan adanya aliran dana yang sampai kepada Muchlis melalui rekening oleh Marzuli, bandar narkoba yang ditahan di Lapas Kalianda.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Pemberantasan BNN Lampung Richard Lumban Tobing menyatakan, pihaknya akan memeriksa sejumlah buku rekening yang diduga ada kaitannya dengan aliran dana peredaran narkoba. Totalnya, sekitar 10 buku rekening. “Mungkin bisa bertambah. Sebanyak 10 buku rekening itu sudah dibekukan,” ujarnya.

Dia menyebutkan, buku rekening itu adalah empat buku rekening milik Muchlis, tiga buku rekening milik oknum sipir Lapas Kalianda Rechal Oksa Haris, dua buku rekening milik istri Rechal Oksa yang kini belum dibuka identitasnya oleh BNNP Lampung, lalu satu buku rekening yang pernah digunakan Marzuli.

Kendati demikian, Richard masih enggan merinci jumlah uang dalam rekening tersebut. Alasannya, penyidik serta saksi ahli belum menyatakan besarannya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

PN Tanjungkarang Raih Penghargaan Pelayanan Publik Terbaik se-Indonesia

JAKARTA, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tanjungkarang meraih penghargaan Pelayanan Publik Terbaik dari Kementerian Pendayagunaan …