PUASA SANG DUAFA: Menahan Sakit, Nenek Sumarti Jalan Kaki Jual Kerupuk


NENEK Sumarti memperlihatkan santunan dari 9 Naga Group, Senin, 21/5/2018. | Dwi Herlinawati/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hidup memang butuh perjuangan. Kalimat itu mungkin tepat disandang Sumarti (62). Nenek tiga cucu tersebut harus menahan sakit demi sesuap nasi. Rasa sakit karena asam urat tak mengendurkan semangatnya untuk mencari rezeki dengan menjajakan kerupuk.

Sumarti yang tinggal di kawasan Raut Laut hampir saban hari menyusuri jalanan di Kota Bandar Lampung. Sambil memanggul kerupuk, ia jalan kaki ke sejumlah titik. Meski menguras tenaga, namun perempuan berjilbab hitam itu tetap menjalankan ibadah puasa.

“Ya Alhamdulillah saya masih kuat berjualan meskipun kaki sering sakit karena asam urat,” kata Sumarti saat diwawancarai di Jalan Jenderal Sudirman, Senin, 21/5/2018.

Selain biaya hidup sehari-hari, hasil keringat Sumarti juga untuk membayar kontrakan. Lalu, membiayai pendidikan cucunya yang duduk di bangku sekolah dasar dan sekolah menengah kejuruan (SMK). “Saya juga berusaha menabung agar bisa umrah,” ujarnya.(*)

Liputan Puasa Sang Duafa merupakan kerja bareng 9 Naga Group dengan duajurai.co. Setiap narasumber akan menerima santunan dari 9 Naga Group.(*)

Laporan Lara Sri Wahyuni


Komentar

Komentar

Check Also

PUASA SANG DUAFA: Nafkahi Anak, Sunarsih Jadi Tukang Cuci Hingga Memulung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Azan subuh belum berkumandang. Sunarsih telah bangun menyiapkan sahur. Di sebuah bedeng di …