JEJAK PESANTREN: Ponpes Madarijul Ulum Larang Santri Pegang Uang


Santri sedang berkumpul di halaman Pondok Pesantren Madarijul Ulum
PARA santri sedang berkumpul di halaman Pondok Pesantren Madarijul Ulum, Bandar Lampung, Senin, 21/5/2018. | Cintia Retno Safitri/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pondok Pesantren (Ponpes) Madarijul Ulum di Jalan Way Rahman, Gang Simpang Makmur, Sumur Putri, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung, melarang para santri memegang uang. Sebagai gantinya, mereka diberikan kupon yang memiliki nilai.

“Jadi setiap wali/orang tua datang wajib memberikan uang ke koperasi ponpes. Nantinya, uang itu ditukarkan dengan kupon. Setiap kupon berbeda nilai rupiahnya,” kata Yunita, salah satu santri, Senin, 21/5/2018.

Dia mengatakan, Ponpes Madarijul Ulum menerima santri dari SMP, SMA, sampai perguruan tinggi. Para santri wajib tinggal di ponpes. “Kalau di sini tinggal belajar saja. Pakaian, makan, dan lain-lain sudah dikerjakan orang. Tugas kami hanya belajar,” ujarnya.

Selama Ramadan, tambah Yunita, Ponpes Madarijul Ulum memiliki sejumlah kegiatan yang disebut pasaran. Pengelola pesantren mewajibkan para santri mengikuti kegiatan tersebut.



“Di sini biasanya disebut pasaran. Sehabis zuhur ada pengajian sampai adzan magrib. Lalu, dilanjutkan buka puasa bareng. Kemudian, salat magrib dan isya berjemaah, serta tarawih dan tadarus,” kata dia.(*)

Liputan ini kerja sama duajurai.co dan PCNU Kota Bandar Lampung 

Laporan Cintia Retno Safitri


Komentar

Komentar

Check Also

JEJAK PESANTREN: Selain Ponpes, Yayasan Al Banin Juga Punya Panti Asuhan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Selain pondok pesantren (ponpes), Yayasan Al Banin di Jalan Flamboyan IV, Labuhan Dalam, …