PUASA SANG DUAFA: Kisah Oman, 38 Tahun Jual Somay Keliling untuk Bertahan Hidup


Oman Abdurrahman, pedagang somay keliling di Bandar Lampung | Rudi Virgo / duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Rintik hujan membasahi Jalan Ikan Tenggiri Pesawahan, Teluk Betung Selatan (TBS). Seorang kakek yang mengenakan topi cokelat lusuh, berjalan gontai sembari mendorong gerobak somay menyusuri kawasan pertokoan di sana.

Oman Abdurrahman, usianya menginjak 65 tahun. Sehari-hari dia bekerja sebagai tukang somay keliling. Meski sedang menjalani puasa Ramadan, semangat Oman menjajakan dagangannya tak surut.

“Ya Alhamdulillah saya masih kuat berpuasa. Mudah-mudahan kuat sampai selesai sebulan penuh,” kata Oman saat ditemui duajurai.co Minggu sore, 20/5/2018.

Cuaca terik maupun hujan sudah menjadi hal biasa bagi Oman. Namun sebisa mungkin, ia mempertahankan puasanya.

“Kalau berbuka puasa saya di jalan, jarang berbuka dirumah. Karena saya dagang sampai malam, itupun belum tentu habis,” jelasnya.

Meski umurnya tidak muda lagi, Oman tak ingin berdiam diri di rumah. Dengan bermodalkan niat dan tenaga yang tersisa, dia bertekad berdagang demi memenuhi kebutuhan keluarga.

“Saya berdagang somay dari tahun 1980. Rute bergadangnya dari Kelurahan Pesawahan sampai sekitaran toko Yen Yen,” tuturnya.

Liputan Puasa Sang Duafa merupakan kerja bareng 9 Naga Group dengan duajurai.co. Setiap narasumber akan menerima santunan dari 9 Naga Group.(*)

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

PUASA SANG DUAFA: Kakek Joni, Pemulung yang Hidup Sendiri

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Arus kendaraan di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung, tampak …