Pemprov Lampung Diminta Ambil Peran Terkait Kerusakan Jembatan Kalibakau Jalinsum


SEJUMLAH kendaraan melintasi Jembatan Kalibakau yang berlubang dan retak | Rudi Virgo/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Lampung IB Ilham Malik mengatakan, Pemerintah Provinsi Lampung juga mestinya mengambil peran terkait kerusakan Jembatan Kalibakau di Jalan Soekarno-Hatta, By Pass, Kelurahan Panjang Utara, Kota Bandar Lampung.

Pemprov dalam hal ini harus bisa menjadi penyambung lidah masyarakat Lampung kepada pemerintah pusat, yaitu Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), agar segera melakukan inspeksi di titik kerusakan tersebut dan melakukan penanganan.

“Pemerintah Provinsi Lampung dan Kementrian PUPR perlu turun memeriksa kondisi jembatan Kalibakau Panjang tersebut,” kata Ilham saat dihubungi duajurai.co melalui pesan Facebook Jumat siang, 18/5/2018.

Ilham memaparkan, Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Sumatera Selatan selama sekian tahun ini mendapatkan alokasi dana proyek infrastruktur jalan dan jembatan yang lebih besar dari Pemerintah Pusat. Maka hendaknya membuat Pemprov Lampung perlu menekan pihak Kementrian PUPR agar memprioritaskan proyek-proyeknya di Lampung.

“Sebab, kerusakan jalan dan jembatan nasional nanti akan dinilai oleh masyarakat Lampung sebagai kesalahan dari pihak Pemprov Lampung, yang dinilai lamban dan tidak proaktif. Meskipun, kita semua menyadari bahwa jalan tersebut menjadi wewenang dari kementerian untuk memperbaikinya,” ujar Dosen Fakultas Teknik Universitas Bandar Lampung (UBL) itu.

Dia menambahkan, mayoritas jembatan nasional di Lampung memang sudah membutuhkan perbaikan. Bahkan pada 2009 lalu, pihaknya pernah melakukan inspeksi terhadap seluruh jembatan yang ada di jalan nasional dan jalan provinsi, yang menunjukkan bahwa mayoritas jembatan membutuhkan penanganan. Mulai dari penanganan ringan, sedang, hingga penanganan berat yaitu penggantian jembatan.

“Hal ini bisa dimaklumi karena volume kendaraan barang dari seluruh Sumatera yang bertujuan ke Pulau Jawa melalui angkutan jalan raya, semuanya pasti melalui jalan nasional di Lampung. Sehingga wajar jika kerusakan jalan dan jembatan di Lampung lebih cepat dari pada provinsi lain,” terang mahasiswa program Doktoral Bidang Urban Planning di The University of Kitakyushu Jepang itu.(*)

Laporan Imelda Astari

Baca juga:

  1. Jembatan Kalibakau Jalinsum Retak, IB Ilham Malik: Kementrian PUPR Mesti Respon Cepat
  2. Jalur Mudik, Jembatan Kalibakau Jalinsum Bandar Lampung Retak-Berlubang
  3. Lintasi Jembatan Kalibakau Jalinsum, Pengendara: Jembatan Goyang Dilewati Truk

 


Komentar

Komentar

Check Also

YKWS-Pemprov Lampung Gelar Learning Event Soal Sanitasi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS), SNV, dan Mitra Bentala bekerja sama dengan Pemerintah …