Jembatan Kalibakau Jalinsum Retak, IB Ilham Malik: Kementrian PUPR Mesti Respon Cepat


Dosen UBL IB Ilham Malik | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jembatan Kalibakau di Jalan Soekarno-Hatta, By Pass, Kelurahan Panjang Utara, Kota Bandar Lampung, mengalami kerusakan. Ketua Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI) Wilayah Lampung IB Ilham Malik mengatakan, Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Ditjen Binamarga, perlu melakukan inspeksi terhadap kondisi jembatan tersebut.

Menurut Ilham Malik, keluhan masyarakat yang sudah sejak lama disampaikan, harusnya mendapat respon cepat dari Kementrian PUPR. Apalagi pada saat ini ada pembangunan jembatan baru di daerah panjang yang dilakukan oleh pihak kementrian. Lokasi jembatannya di dekat PT Bukit Asam.

“Hal ini menandakan, bahwa sebelumnya Kementrian PUPR telah melakukan pengecekan pada jembatan nasional yang ada di sepanjang ruas jalan tersebut,” kata Ilham saat dihubungi duajurai.co melalui pesan Facebook Jumat siang, 18/5/2018.

Pria yang saat ini tengah berada di Jepang untuk menyelesaikan program Doktoral Bidang Urban Planning di The University of Kitakyushu itu mengatakan, kalaupun jembatan bukit asam yang mendapatkan prioritas, hendaknya tidak membuat Kementrian PUPR tidak melakukan pemantauan secara berkala pada jembatan lain yang lokasinya berdekatan. Apalagi, jembatan itu juga mengalami kerusakan yang sama ekstremnya dengan kerusakan pada jembatan Bukit Asam.

“Terkiat dengan kondisi fisik struktur jembatannya masih sulit untuk kita nilai. Hal ini membutuhkan pengujian terhadap kondisi jembatan. Saya kira laboratorium teknik sipil UBL dapat diminta untuk memeriksa oleh Kementrian PUPR untuk memastikan kekuatan atau kelayakan jembatan,” kata dia.

“Apakah gelagarnya masih kuat atau tidak, apakah plat lantainya masih bisa menahan beban kendaraan yang volumenya akan meningkat pada saat mudik, dan sebagainya,” sambungnya.

Kerusakaan di jembatan, ada kerusakan struktural dan non struktural. Kalau struktur jembatannya masih bagus, maka membutuhkan penanganan ringan bersifat sementara yangg dilakukan oleh pemerintah. Akan tetapi, kalau ada gejala kerusakan struktur, seperti plat rusak atau gelagarnya sudah mulai menyusut kekuatannya (lelah), maka perlu dipindahkan arus kendaraan barang, agar jangan melewati jembatan tersebut.

“Bisa masuk ke Jalan Yos Sudarso Pasar Panjang, meskipun di sana akan ada masalah pada kemaceten lalu lintas,” kata dosen Universitas Bandar Lampung itu.(*)

Baca juga: Jalur Mudik, Jembatan Kalibakau Jalinsum Bandar Lampung Retak-Berlubang

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Kasih Masukan, ICMI-Pemprov Lampung Gelar Focus Group Discussion

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Procinsi Lampung dan Ikatan Cendekiawan MusliM …