Ramadan, Permintaan Gula Aren di Home Industri Bandar Lampung Meningkat 10 Kali Lipat


Umar sedang membuat gula aren | Imelda Astari /duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Memasuki bulan Ramadan, permintaan gula aren di Bandar Lampung meningkat tajam. Salah satu industri rumahan gula aren di Bandar Lampung mendapatkan pesanan yang meningkat hingga 10 kali lipat dari hari biasanya.

“Kalau hari biasa saya hanya produksi 7 kilogram gula aren sehari untuk penuhi permintaan pelanggan, pada bulan puasa ini meningkat sampai 10 kali lipat,” kata Umar Kesuma (29), pembuat gula aren di  Sumber Agung, Kemiling, Bandar Lampung, saat ditemui duajurai.co beberapa waktu lalu.

Umar menerangkan, seperti pada tahun-tahun sebelumnya, ketika bulan Ramadan, permintaan gula aren meningkat signifikan seiring dengan banyaknya menu berbuka puasa yang berbahan gula aren atau gula merah. Meskipun, banyak juga masyarakat yang memilih gula merah biasa karena harganya yang relatif lebih murah.

“Kalau gula aren kan memang rasanya lebih manis. Aromanya juga punya ciri khas tersendiri yang membuat makanan lebih terasa enak,” kata dia.

Mengenai harga jual, Umar tak menaikkan harga selagi bahan bakunya cukup tersedia. Meskipun di pasaran harganya melambung seiring permintaan yang meningkat.  “Kalau harga, dari saya masih Rp20 ribu saja,” imbuhnya.(*)

Laporan Imelda Astari 

Baca juga: Yuk Intip Cara Pembuatan Gula Aren Home Industri di Bandar Lampung


Komentar

Komentar

Check Also

Pasokan Berkurang, Harga Cumi-cumi Asin Bandar Lampung Tembus Rp80 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga cumi-cumi asin di Bandar Lampung melonjak dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan akibat …