PUASA SANG DUAFA: Kisah Kakek Suratman, Sapu Jalan Demi Beli Obat Istri


KAKEK Suratman sedang membersihkan Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung, Kamis, 17/5/2018. | Cintia Retno Safitri/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Usia tua bukan halangan bagi Suratman (78) untuk bekerja. Kakek itu bertahan hidup dengan menjadi penyapu jalan di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Kota Bandar Lampung.

Suratman telah 13 tahun melakoni pekerjaan tersebut. Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga Jalan Nusantara, Gang Puri, Kecamatan Kedaton, itu menjadi tukang sapu jalanan agar bisa membelikan obat untuk istri yang sedang sakit asam urat.

Saban hari, Suratman mengayuh sepeda dari rumah ke depan Kantor Telkom di Jalan Sultan Agung. Ia membersihkan jalanan dari depan Telkom hingga Mal Boemi Kedaton (MBK). Meski pekerjaannya menguras tenaga, namun Suratman tetap menjalankan ibadah puasa.

“Ya Kakek mah tidak capek, kan ini ibadah. Sudah diniatkan (puasa), mau bagaimana pun pekerjaannya pasti tidak capek. Saya sudah tua, yang dicari kan juga akhirat. Jangan mikirin dunia saja,” ujarnya saat ditemui sedang menyapu jalan, Kamis, 17/5/2018.

Dalam satu hari, keringat Suratman dihargai Rp45 ribu. Namun, ia tak pernah mengeluh dengan upah yang tak seberapa itu. Suratman tetap menjalani pekerjaannya dengan bersyukur.

“Sebenarnya ya tidak cukup, tapi kan rezeki harus disyukuri mau berapa pun itu. Juga tergantung pemakaiannya. Kalau kakek yang penting ada nasi sama sambel saja sudah bersyukur,” ujarnya sambil tersenyum.(*)

Liputan Puasa Sang Duafa merupakan kerja bareng 9 Naga Group dengan duajurai.co. Setiap narasumber akan menerima santunan dari 9 Naga Group.(*)

Laporan Cintia Retno Safitri


Komentar

Komentar

Check Also

PUASA SANG DUAFA: Kakek Joni, Pemulung yang Hidup Sendiri

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Arus kendaraan di Jalan Sultan Agung, Way Halim, Bandar Lampung, tampak …