Selaraskan Rencana Aksi, Pemkab Lampung Selatan Sosialisasikan SDGs


PEMKAB Lampung Selatan mensosialisasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Kantor Bupati setempat, Rabu, 16/5/2018. | Diskominfo Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan mensosialisasikan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) di Aula Rajabasa, kompleks Kantor Bupati setempat, Rabu, 16/5/2018. Kegiatan tersebut sebagai upaya menyelaraskan penyusunan rencana aksi daerah.

“Sebagaimana diketahui, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) telah meluncurkan program pembangunan berkelanjutan yang diberi nama Sustainable Development Goals menggantikan program sebelumnya yang telah usai pada 2015, yakni Millenium Development Goals (MDGs),” kata Mulyadi Saleh, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan (Ekobang) Lampung Selatan, melalui keterangan tertulisnya.

Dia mengatakan, secara umum, SDGs itu memiliki 17 sasaran yang dapat diimplementasikan. Sasaran itu, antara lain mengakhiri kemiskinan, kelaparan, dan mencapai ketahanan pangan. Kemudian, menjamin kehidupan yang sehat, pendidikan inklusif, kesetaraan gender, pengelolaan air serta sanitasi, akses energi yang terjangkau, pertumbuhan ekonomi, dan membangun infrastruktur yang berketahanan.

Selain itu, mengurangi kesenjangan dalam dan antarnegara, menjadikan kota dan pemukiman, menjamin pola konsumsi dan produksi, mengambil langkah cepat terhadap perubahan iklim, menjadikan samudra dan laut sebagai sumber daya laut.

“Lalu, melindungi dan memperbaharui ekosistem darat, mendorong masyarakat damai dan inklusif, serta memperkuat perangkat-perangkat implementasi kemitraan global,” ujarnya.

Sementara, Fitriani Damhuri, Kabid Perencanaan, Pemerintah, dan Pembangunan Badan Perencanaan Pembanguan Daerah (Bappeda) Lampung, yang menjadi narasumber, menyatakan, terdapat perbedaan prinsip dari program SDGs dengan program MDGs.

Dalam SDGs, sasaran program lebih komprehensif. Sebab, menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga kaum disabilitas. “Lalu, terdapat keterkaitan para pihak yang terlibat serta keselarasan kebijakan dan implementasi program,” kata dia.

Untuk itu, dia meminta seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah, akademisi, kalangan pengusaha, dan organisasi masyarakat untuk terlibat aktif dalam penyusunan indikator serta rencana aksi SDGs. Sehingga, seluruh tujuan dan sasarannya dapat tercapai pada 2030.

“Targetnya, Rencana Aksi Daerah Provinsi Lampung selesai disusun awal Juli 2018. Saya harap, seluruh pihak dapat mengisi matriks indikator SDGs untuk Kabupaten Lampung Selatan,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Gairahkan Iklim Usaha, Nanang Minta Masukan Kadin Lampung Selatan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto akan memberikan ruang yang seluas-luasnya …