Daging Sapi Rp130 Ribu, Pembeli di Pasar Pasir Gintung Melonjak H-1 Puasa


PEDAGANG daging sapi di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, sedang melayani pembeli pada H-1 Ramadan, Rabu, 16/5/2018. | Lara Sri Wahyuni/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kenaikan harga daging sapi ternyata tidak memengaruhi daya beli masyarakat. Meski harganya mencapai Rp130 ribu per kg, namun jumlah pembeli di Pasar Pasir Gintung, Bandar Lampung, justru melonjak tajam pada H-1 Ramadan, Rabu, 16/5/2018.

“Banyak pembeli mencari daging sapi karena besok mulai puasa. Peningkatan pembeli ya lumayan, mencapai 90%. Pada hari normal, kami rata-rata menghabiskan satu ekor sapi. Sekarang, bisa sampai 2-3 ekor sapi,” kata Alim, salah satu pedagang daging sapi.

Dia mengatakan, harga daging sapi mengalami kenaikan sejak dua hari lalu. Semula, harganya Rp120 ribu per kg. Kini, harga daging sapi di tingkat pedagang tembus Rp130 ribu per kg. “Umumnya, para pedagang menjual daging sapi lokal karena lebih mudah diperoleh ketimbang daging sapi impor,” ujarnya.

Selain daging sapi, harga daging ayam juga merangkak naik mendekati puasa. Tadinya, harga daging ayam sekitar Rp28 ribu per kg kini naik menjadi Rp30 ribu per kg. Para konsumen lebih memilih membeli per ekor karena relatif lebih murah. Misal, satu ekor daging ayam kecil Rp35 ribu, daging ayam ukuran sedang Rp40 ribu per ekor, dan daging ayam berukuran besar dibanderol Rp50 ribu.

“Ada peningkatan, tetapi tidak seperti tahun kemarin. Tahun ini, daging ayam jauh lebih mahal. Jadi, para ibu takut beli daging ayam karena mahal. Biasanya sih ibu-ibu lebih senang beli daging per eekor. Jenis daging ayam sedang dan daging ayam kecil,” ujar Heri, salah satu penjual daging ayam.(*)

Baca juga H-1 Ramadan, Harga Bahan Pokok di Pasar Pasir Gintung Stabil

Laporan Cintia Retno Safitri


Komentar

Komentar

Check Also

Nama Anda Rahmat? Bisa Nikmati Buka Puasa Gratis di Batiqa Hotel Lampung Lho

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Bagi anda yang memiliki nama Rahmat, memiliki kesempatan untuk menikmati santapan …