Sikapi Bom Gereja, GMKI Bandar Lampung Ajak Masyarakat Lawan Terorisme


Ketua GMKI Bandar Lampung Romario Sihaloho dan Sekretaris Novelin Silalahi | Facebook Joaksa Romario Sihaloho

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Bandar Lampung mengecam pengeboman tiga gereja di Surabaya yang menewaskan belasan orang. Untuk itu, GMKI mengajak masyarakat melawan segala aksi terorisme.

“GMKI Bandar Lampung mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk tidak diam dan melawan aksi-aksi terorisme yang terjadi,” kata Ketua GMKI Bandar Lampung Romario Sihaloho dalam pernyataan sikapnya secara tertulis, Selasa, 15/5/2018.

Mahasiswa FISIP Universitas Lampung (Unila) itu mengatakan, serangkaian aksi terorisme belakangan ini merupakan bentuk peringatan. Maksudnya, peristiwa tersebut mengingatkan masyarakat untuk terus berjaga dan saling menguatkan.

“Kami minta seluruh anggota kepolisian, BIN, TNI dan lembaga-lembaga berwenang lainnya di tingkatan provinsi untuk meningkatkan kinerja. Kemudian, melakukan tindakan strategis dalam pencegahan tindak terorisme agar hal serupa tidak terjadi di Lampung,” ujarnya.

GMKI juga mengingatkan tokoh masyarakat, tokoh publik, tokoh agama, pejabat, politisi, akademisi, untuk tidak mengeluarkan ujaran kebencian terhadap suku, agama, ras, dan golongan tertentu. Sebab, ujaran kebencian merupakan salah satu faktor pemecah belah persatuan dan keutuhan NKRI.

“GMKI Bandar Lampung meminta pemerintah untuk melakukan pertemuan dengan komponen lembaga agama, lembaga perguruan tinggi, organisasi kemahasiswaan dan pemuda, serta organisasi masyarakat untuk membahas langkah-langkah perlawanan terhadap paham radikalisme dan aksi terorisme,” kata dia.

Sebelumnya, bom meledak secara beruntun di tiga gereja berbeda di wilayah Surabaya, Jawa Timur, Minggu, 13 Mei 2018. Ledakan terjadi di Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel pukul 07.30 WIB, di GKI Jalan Diponegoro pukul 07.35 WIB, dan Gereja Pantekosta Jalan Arjuna pukul 08.00 WIB. Peristiwa tersebut menewaskan 13 orang dan melukai 43 orang.(*)

Baca juga Dialog UBL: Prihatin Bom Gereja Surabaya, Menteri Nasir Minta Kampus Tangkal Radikalisme


Komentar

Komentar

Check Also

KAMu Gelar Mobile Legend Lampung Competition

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komunitas Amanat Muda (KAMu) Lampung menggelar Mobile Legend Lampung Competition (MLLC). …