Diduga Depresi Karena Pisah Ranjang Dengan Istri, Pria Paruh Baya di Bandar Lampung Pilih Gantung Diri


Suasana rumah duka korban gantung diri di Teluk Betung Selatan, Bandar Lampung | Rudi Virgo/ duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pria paruh baya bernama Ujang Ismail (59), memilih mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, diduga karena depresi setelah pisah ranjang dengan sang istri. Sejumlah warga menuturkan, pria yang bekerja sebagai buruh bangunan itu dalam kesehariannya kerap terlihat melamun seorang diri.

“Beberapa hari ini dia sering menyendiri. Orangnya gak  pernah cerita kalau ada masalah. Setahu saya, sudah satu bulan ini dia pisah ranjang sama istrinya,” kata Pariem (53), tetangga korban.

Sementara menurut Yunansyah, Ketua RT 07 Kampung Upas, Teluk Betung Selatan mengatakan, korban dikenal sebagai sosok yang baik di lingkungannya. Bahkan, sebelum ditemukan tewas gantung diri, Ujang sempat bercengkrama dengan sejumlah warga pada malam harinya.

“Tadi malam ketemu warga saat beliau beli rokok di warung sekitar sini. Sempat mengobrol sebentar. Kelihatannya dia sehat-sehat saja semalam. Setahu kami, almarhum juga gak punya riwayat penyakit berat,” kata Yunansyah saat ditemui awak media.

Pantauan duajurai.co di rumah duka, Jalan WR Supratman, Gang Kamboja, Kampung Upas, Teluk Betung Selatan, para pelayat terus berdatangan. Sementara pohon nangka tempat ditemukannya mayat korban saat ini telah dipasangi garis polisi.(*)

Laporan Rudi Virgo


Komentar

Komentar

Check Also

PN Tipikor Tanjungkarang Terima Pelimpahan Berkas Perkara Zainudin Hasan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Tanjung Karang menerima pelimpahan berkas …