PPNI Lampung Audiensi dengan Pemprov Soal Penganiayaan Perawat


PPNI Lampung beraudiensi dengan pihak Pemprov Lampung, Kamis, 26/4/2018. | Humas Pemprov Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung beraudiensi dengan Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) di Ruang Rapat Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, Kamis, 26/4/2018. Audiensi tersebut terkait penganiayaan keluarga pasien kepada Fery Fadli, perawat Instalasi Gawat Darurat (IGD) di Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) Lampung.

“Kawan-kawan PPNI tidak perlu takut atas kejadian seperti ini. Terlebih, apabila kawan-kawan memiliki bukti kuat berupa dokumen untuk diberikan kepada aparat penegak hukum,” kata Hery Suliyanto, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Lampung, melalui keterangan tertulis yang diterima duajurai.co.

Dia mengatakan, pihaknya akan berupaya dalam membantu menangani kasus tersebut. Hery berharap, terdapat langkah terbaik dari aparat penegak hukum. “Karena itu, PPNI tidak perlu khawatir. Tolong sampaikan kepada Fery dan perawat lainnya untuk tetap bekerja sesuai dengan tugas dan poksi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua PPNI Lampung Dedy Afrizal menyatakan, pihaknya ingin nama baik profesi dan nasib Fery terlindungi. Sebab, Fery tidak melakukan penyerangan, tetapi melindungi diri.

“Namun, Fery justru dilaporkan dan terancam kena Pasal 352 KUHP dengan hukuman tiga bulan. Tetapi, predikat terpidananya akan merusak harga diri profesi dan bisa merusak mental para perawat,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Beroperasi Hari Ini, Tiket Angkutan Terusan Stasiun Tanjungkarang-Gambir Dibanderol Rp400 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Angkutan terusan Stasiun Kereta Api Tanjungkarang-Stasiun Gambir mulai beroperasi hari ini, Jumat, 14/12/2018. …