Simulasi Pemungutan Suara di Bandar Lampung, Masih Terjadi Human Error 


KETUA KPU Kota Bandar Lampung Fauzi Heri (berdiri) saat simulasi pemungutan dan penghitungan suara, beberapa waktu lalu. | Situs KPU Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Simulasi pemungutan dan penghitungan suara yang dilakukan KPU Kota Bandar Lampung menghasilkan deskripsi durasi waktu di tempat pemungutan suara (TPS). Di samping itu, dari hasil simulasi didapat fakta bahwa masih terjadi human error dalam penghitungan suara.

Ketua Divisi Logistik KPU Kota Bandar Lampung Ika Kartika mengatakan, untuk menghitung pemungutan dan penghitungan suara di TPS, pihaknya mengerahkan tiga petugas pencatat waktu. Dari 250 pemilih yang didaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT), hanya 70 pemilih menggunakan hak pilihnya. Pembatasan jumlah pemilih itu untuk mempersingkat pemungutan dan penghitungan suara di TPS simulasi.

“Mengingat waktu simulasi terbatas, kami membatasi hanya 70 pemilih. Ini agar waktunya efektif dan efisien. Kesalahan didominasi human error,” kata Ika, seperti dikutip dari laman KPU Bandar Lampung, Selasa, 24/4/2018.

Sementara itu, Ketua KPU Kota Bandar Lampung Fauzi Heri yang mengawasi langsung pelaksanaan simulasi menyatakan, dari beberapa sampel pemilih yang dihitung waktunya, waktu tercepat yang dibutuhkan pemilih untuk menggunakan hak pilihnya sekitar 02.10 menit. Sedangkan waktu terlama yang dibutuhkan pemilih 04.35 menit.

“Waktu yang dibutuhkan pemilih itu dengan catatan seluruh pemilih dalam kondisi fisik yang normal dengan rata-rata usia di 25 hingga 50 tahun. Pemilihnya merupakan anggota PPS dan relawan masyarakat setempat,” ujarnya.(*)

Baca juga Besok, KPU Bandar Lampung Gelar Simulasi Pemungutan Suara


Komentar

Komentar

Check Also

Bravo 5 Lampung Beri Ucapan Selamat kepada Erick Thohir

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Relawan Bravo 5 Lampung mengucapkan selamat kepada Erick Thohir sebagai Ketua …