Asisten Ombudsman Atika Mutiara, Penyintas Lupus dengan Seabrek Kesibukan


Asisten Ombudsman Lampung Atika Mutiara Oktakevina | Instagram @Atika_key

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Tak banyak yang tahu, Asisten Ombudsman RI Perwakilan Lampung Atika Mutiara Oktakevina adalah seorang penyintas lupus. Meski sempat mengalami fase hidup yang berat akibat didera lupus, hal itu tak menghalanginya berkiprah hebat layaknya perempua sehat pada umumnya.

Atika tetap totalitas menjalankan tugasnya di Ombudsman. Dia juga aktif di Komunitas Odapus Lampung (KOL), dan menjadi pengusaha Kangen Water.

Terkait momen Hari Kartini, Atika memaknainya sebagai hari penting untuk mengingat peran perempuan bagi keberlangsungan bangsa dan negara. Selanjutnya, seorang perempuan harus terus dan tak pernah lelah untuk mencari ilmu dan pengalaman.

“Perempuan harus berpendidikan. Sebab, dari perempuanlah lahir para generasi penerus bangsa,” kata Atika kepada duajurai.co, Sabtu, 21/4/2018.

Dia mengatakan, menjadi Asisten Ombudsman bukan hanya pekerjaan namun sekaligus medan pengabdian kepada bangsa dan negara. Ini salah satu jalan agar negara dapat menyejahterakan rakyatnya.

Terkait menjadi pebisnis Kangen Water, menurut Atika hal itu didasari keinginannya untuk berbagi informasi tentang kesehatan. Sebab, dia paham betul bagaimana rasanya sakit dan mendapatkan vonis yang berat soal hidup.

“Bahwa apa pun vonis penyakit yang didapat, sesungguhnya diri sendiri lah yang menjadi penentu kesembuhan. Karena itu, melalui usaha sebagai distributor mesin kesehatan Kangen Water, saya berupaya membantu mereka yang mengalami sakit untuk menuju kondisi sehat,” ujarnya.

Hal tersebut juga berkaitan dengan aktivitasnya di KOL. Perempuan yang belum lama melepas masa lajang itu ingin para odapus di Lampung bisa saling menginspirasi. “Dan pada skhirnya bisa memiliki kualitas hidup yang lebih baik melalui kegiatan-kegiatan postif,” terusnya.

Aktivitas keseharian Atika memang sangat padat. Bahkan, pada hari libur pun dia berkegiatan di KOL, juga mencari peluang sebanyak-banyaknya untuk pengembangan bisnisnya.

Meski supersibuk, dia tak meninggalkan perannya sebagai seorang istri. Sebisa mungkin Atika membagi waktu untuk sang suami yang juga bekerja sebagai Asisten Ombudsman RI Perwakilan Lampung.

“Saya berkegiatan di luar pun tentunya atas izin suami yang memiliki kebijaksanaan luar biasa,” ujarnya.(*)

Baca juga Kartini’s Day, Febrilia Ekawati: Mari Jadi Perempuan Bermanfaat

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Beroperasi Hari Ini, Tiket Angkutan Terusan Stasiun Tanjungkarang-Gambir Dibanderol Rp400 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Angkutan terusan Stasiun Kereta Api Tanjungkarang-Stasiun Gambir mulai beroperasi hari ini, Jumat, 14/12/2018. …