Produksi Ikan Teri Pulau Pasaran Bandar Lampung Naik


Pengrajin ikan asin di Pulau Pasaran, Bandar Lampung. Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Produksi ikan teri asin di Pulau Pasaran, Kota Bandar Lampung, mengalami peningkatan. Hal itu sehubungan hasil tangkapan nelayan di Teluk Lampung sedang banyak.

“Ikan teri lagi banyak, dan harganya juga bertahan,” kata Soleh, salah satu perajin ikan asin, seperti dikutip dari Antara, Rabu, 18/4/2018.

Dia mengatakan, dirinya hanya memproduksi teri nasi karena peminatnya banyak. Selain itu, harganya lebih tinggi dibandingkan teri jengki, teri biasa, dan teri halus. “Harga teri nasi di Pulau Pasaran mencapai Rp82 ribu per kg, dan harganya di luar pulau ini lebih tinggi,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Yadi, perajin ikan asin lainnya. Dia menyatakan bahwa produksi teri asin banyak dan harganya bertahan. “Harga teri nasi saya jual Rp90 ribu per kg, atau bertahan seperti pekan lalu. Namun, harga ikan teri asin selalu ditentukan agen di Jakarta,” kata dia.

Pulau Pasaran adalah pulau kecil yang lokasinya dekat dengan pesisir Telukbetung Bandar Lampung. Hampir seluruh penduduknya menggeluti usaha ikan asin. Keahlian itu diperoleh secara turun-temurun.

Pada 1960-an, luas Pulau Pasaran tak kurang dari beberapa hektare yang dihuni sejumlah keluarga. Aktivitas mereka hanya menangkap ikan di sekitar perairan pulau kecil itu, kemudian mengasinkan dan menjualnya ke kawasan Telukbetung.

Kini, Pulau Pasaran telah berubah menjadi “pulau ikan asin” dan menjadi sentra penghasil ikan asin utama di Provinsi Lampung. Hampir di seluruh pelosok pulau itu terdapat usaha pembuatan ikan asin, dan penduduknya pun terus bertambah hingga ratusan kepala keluarga.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Layani Seluruh Siklus Kepemilikan Mobil, Asuransi Astra Lampung Kenalkan Garda Mall

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Asuransi Astra Cabang Lampung memperkenalkan Garda Mall, yaitu fitur terbaru dalam layanan aplikasi …