Survei Rakata: Alzier, Soleh Bajuri, Abdul Hakim Berpeluang Jadi Anggota DPD RI


M Alzier Dianis Thabranie, KH RM Soleh Bajuri, dan KH Abdul Hakim| duajurai/ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Jika mencalonkan diri, M Alzier Dianis Thabranie, KH RM Soleh Bajuri, dan KH Abdul Hakim berpeluang lolos ke Senayan sebagai anggota DPD RI asal Lampung. Hal ini merujuk survei yang digelar Rakata Institute dalam kurun 2–7 April 2018.

Alzier merupakan politikus senior di Bumi Ruwa Jurai. Pernah menjadi Ketua DPD I Partai Golkar Lampung, putra mantan Wali Kota Bandar Lampung Thabranie Daud ini sempat tiga kali mencalonkan diri sebagai Gubernur Lampung.

KH Soleh Bajuri merupakan Ketua PWNU Lampung 2013-2018 yang pernah menjadi anggota DPRD Lampung dari PKB. Sementara KH Abdul Hakim adalah politikus senior PKS yang pernah menjabat anggota DPR RI, anggota DPRD Lampung, serta calon Wali Kota Metro dan Bandar Lampung.

Baca Elektabilitas Tertinggi, Andi Surya-Anang Prihantoro Berpeluang Kembali Jadi Senator Asal Lampung

Dalam survei Rakata Institute, elektabilitas ketiga sosok populer tersebut berada dalam posisi lima besar dari 10 sosok yang disurvei. Rinciannya, Alzier di posisi ketiga dengan raihan 7,4%, Soleh posisi empat (5,6%), dan Hakim posisi lima (4%).

“Mereka hanya kalah dari dua senator bertahan yakni Andi Surya dan Anang Prihantoro yang masing-masing meraih elektabilitas 8,8% dan 8,7%,” jelas Direktur Eksekutif Rakata Institute Dr Eko Kuswanto saat menggelar konferensi pers hasil survei di Wiseman Café, Bandar Lampung, Kamis siang, 12/4/2018.

“Hasil itu berdasarkan pertanyaan Jika pemilihan anggota DPD RI Provinsi Lampung dilaksanakan hari ini, siapakah yang akan Anda pilih?” terang Eko kepada awak media.

Menurut Eko, hasil ini masih sangat mungkin berubah. Pasalnya, sebanyak 59,4% masyarakat Lampung belum menentukan pilihan dan daftar calon tetap (DCT) juga belum final.

Survei dilakukan terhadao 1.000 orang dengan metode stratified random sampling. Mereka merupakan warga negara Indonesia di Lampung yang mempunyai hak pilih, yakni sudah berusia 17 tahun atau lebih, atau belum 17 tahun tetapi sudah menikah.

Toleransi kesalahan (margin of error) ±3% pada tingkat kepercayaan 95%. Sampel berasal dari kabupaten/kota di Provinsi Lampung yang terdistribusi secara proporsional di setiap kabupaten/kota.

“Responden terpilih diwawancarai lewat tatap muka oleh pewawancara yang telah dilatih,” terang Eko.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Bentuk Relawan Siger Ber1, Bravo 5 Lampung: Jangan Buat Masyarakat Pesimis

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Organ relawan pendukung Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’aruf Amin se-Lampung membentuk sekretariat bersama dengan …