Ombudsman Tanya Keluhan, Napi Lapas Perempuan Lampung: Mau Bebas Dibuat Rumit


ANGGOTA Ombudsman RI Ninik Rahayu (jilbab merah) berdialog dengan napi Lapas Perempuan Bandar Lampung, kemarin. | Fadiansyah AN/duajurai.co

JATIAGUNG, duajurai.co – Anggota Ombudsman RI Ninik Rahayu didampingi Kepala Ombudsman RI Perwakilan Lampung Nur Rakhman Yusuf mengunjungi Lapas Perempuan Bandar Lampung di Jatimulyo, Kecamatan Jatiagung, Kabupaten Lampung Selatan, kemarin. Pada kunjungan tersebut, pihak Ombudsman menanyakan keluhan para narapidana (napi) selama menjalani hukuman di lapas.

“Apa keluhan yang ingin kalian bicarakan sekarang? Laporkan kepada saya. Saya juga ada sedikit pertanyaan apakan makanan, minum, ibadah, dan lain-lain di sini kurang? Maksud saya, (apakah) tidak baik?,” tanya Ninik kepada para napi.

Mendengar hal itu, salah satu napi menyampaikan keluh kesahnya. Dia mengatakan bahwa proses untuk bebas agak sedikit rumit. Perempuan tersebut berharap, pembebasan bagi yang telah menjalani hukuman tidak begitu lama.

“Mengapa untuk proses yang seharusnya sudah keluar (bebas) dibuat rumit? Dan apakah harus lama? Saya sudah kangen keluarga. Saya tahu saya salah. Tapi, saja janji kepada diri sendiri untuk tidak mengulangi (hal serupa),” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Ninik berjanji bahwa pihaknya akan membantu. “Kalau masalahnya dipersulit karena jaminan dan lain sebagainya, selagi itu hak kalian, kami bantu. Jadi, kalian jangan takut mengungkapkan keluhan. Bila menurut kami benar, Insya Allah akan kami bantu,” kata dia.

Mengenai makanan, minuman, dan ibadah di lapas, napi yang lain menyatakan bahwa tidak ada masalah. Para napi mendapatkan makanan dan minuman yang cukup. Begitu juga dengan ibadah, mereka bisa menjalani kepercayaan masing-masing.

“Setiap hari, makanan di sini berbeda. Misal, hari ini telur. Besok, bisa kacang goreng atau lainnya. Yang pasti, setiap lauk ada sayurnya. Untuk ibadah, kami masih bisa melakukan di sini (lapas). Kalau mau beli sesuatu atau menelepon, kami punya semacam kartu identitas (Id Card) yang bisa dipakai untuk membeli, kayak e-money,” ucapnya.(*)

Laporan Fadianyah AN


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …