Inflasi IHK Lampung Maret Naik Jadi 0,12%


KEPALA Perwakilan BI Lampung Budiharto Setyawan (tengah) | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) Provinsi Lampung pada Maret 2018 tercatat sebesar 0,12% (mtm). Angka itu meningkat dibandingkan bulan sebelumnya, yakni 0,08%.

Tekanan inflasi bulan ini sedikit di atas perkiraan Bank Indonesia (BI), meski tercatat cukup rendah. Bahkan, lebih rendah dibandingkan inflasi IHK Sumatra dan nasional yang masing-masing mencapai 0,37% (mtm) dan 0,20% (mtm). Selain itu, tercatat lebih rendah dibandingan rata-rata inflasi IHK mtm selama lima tahun terakhir,” kata Kepala Perwakilan BI Lampung Budiharto Setyawan dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Kamis, 5/4/2018.

Dia mengatakan, dilihat dari sumbernya, tekanan inflasi pada akhir triwulan pertama tahun ini bersumber dari kenaikan harga kelompok pangan (volatile food). Meski harga beras relatif terkendali, namun beberapa komoditas pangan strategis, seperti cabai merah, bawang putih, bawang merah, tomat sayur, mengalami peningkatan harga. Hal itu karena terbatasnya stok seiring masih musim hujan yang cukup ekstrem.

“Secara kumulatif triwulan pertama 2018, inflasi Provinsi Lampung telah mencapai 1,48% (ytd). Angka itu termasuk tinggi dibandingkan inflasi kumulatif yang terjadi di Sumatra dan aasional, yang masing-masing baru mencapai 0,75% (ytd) dan 0,99% (ytd). Secara tahunan, inflasi IHK Maret masih berada dalam rentang sasaran inflasi tahun 2018, yakni 3,23% (yoy),” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Harga Telur di Bandar Lampung Tembus Rp24 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga telur ayam merangkak naik menjelang tahun baru. Kini, harganya di pasaran tembus …