Salah Paham Soal Makerel Bercacing, Warga Bandar Lampung Ngeri Beli Sarden Kaleng


Sediawati, warga Tanjung Agung, saat berbelanja di Toko Surya, Jalan Hayam Wuruk, Tanjungkarang Timur, Selasa, 3/4/2018. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemberitaan mengenai makerel kalengan mengandung cacing membuat masyarakat enggan membeli produk ikan kalengan. Meski yang ditemukan mengandung cacing anisakis adalah produk ikan makerel, namun masyarakat menganggap semua produk ikan kalengan mengandung cacing, termasuk sarden kalengan.

“Saya jadi takut beli ikan kalengan lagi. Produk makerel atau sarden, itu tak paham saya. Yang pasti ngeri saja mau belinya,” kata Sediawati (33) saat berbelanja di Toko Surya, Jalan Hayam Wuruk, Tanjungkarang Timur, Selasa, 3/4/2018.

Warga Tanjung Agung itu mengaku tidak paham betul perbedaan produk makerel yang ditemukan mengandung cacing dengan produk sarden. Padahal, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis 27 produk yang ditarik dari pasaran adalah makerel. “Karena kami kan tahunya ya ikan kalengan itu sarden,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Resty (28). Warga Sukarame itu bahkan sampai membuang stok sarden kaleng di rumahnya ketika muncul pemberitaan makerel bercacing. “Iya saya tahu bahwa yang ditarik BPOM itu makerel kalengan. Tapi, karena saya lihat ada merek terkenalnya, saya jadi ngeri bahwa sarden dengan merek itu juga jangan-jangan mengandung cacing. Jadi, saya buang saja,” kata Resty.

Sebelumnya, publik dikejutkan dengan temuan cacing mati di produk ikan makarel dalam kemasan. Hal ini diawali dari sebuah video penemuan cacing dalam produk ikan kaleng tersebut di Kepulauan Riau. Video tersebut dengan cepat menjadi viral dan meresahkan masyarakat. Melihat keresahan masyarakat ini, Badan POM RI turun tangan.

Badan POM RI menguji 541 sampel ikan makarel dalam kemasan yang terdiri dari 66 merek yang diperjualbelikan di Indonesia. Langkah tersebut menghasilkan temuan adanya 27 merek yang dipasarkan di Indonesia positif bercacing. Temuan tersebut mau tak mau membuat masyarakat meningkatkan kewaspadaan, termasuk lebih selektif memilih olahan ikan kalengan.(*)

Baca juga Soal Makerel Bercacing, Toko di Bandar Lampung Beri Pemahaman Masyarakat

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Urus Izin, Badan Usaha Bandar Lampung Wajib Punya Sertifikat Peserta BPJS

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Usaha di Kota Bandar Lampung yang hendak mengurus izin maupun perpanjangan izin …