Kuota Premium ke SPBU Lampung 8 Kiloliter, Pemakai Banyak Mobil Pribadi


SEJUMLAH mobil pribadi antre mengisi premium di salah satu SPBU di Kota Bandar Lampung, Senin, 2/4/2018. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kuota premium dari Pertamina ke SPBU di wilayah Lampung hanya 8 Kiloliter (Kl) per hari. Sedangkan pemakainya kebanyakan mobil pribadi yang dinilai tak layak menggunakan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi, sehingga menimbulkan antrean di SPBU.

“Per SPBU di Lampung, kami distribusikan 8 KL per hari. Volume tersebut sudah kami distribusikan sejak awal 2018,” kata Sindhu Priyo W, Sales Executive Pertamina Ritel Lampung, saat dihubungi di Bandar Lampung, Senin, 2/4/2018.

Dia mengatakan, Pertamina selaku operator hanya menyalurkan premium di SPBU sesuai volume yang ditetapkan pemerintah. Pihaknya mendistribusikan premium ke SPBU di seluruh Lampung. “Sepanjang tahun ini, kuota yang diberikan untuk Lampung sebanyak 410.000 Kl. Kuota tersebut sudah kami distribusikan mulai 1 Januari lalu,” ujarnya.

Menurut Sindhu, sejauh ini, memang ada beberapa SPBU yang selalu mendapati antrean kendaraan pengisi BBM jenis premium. Meski demikian, tidak semua SPBU melaporkan hal tersebut.

“Ada yang antre, ada yang tidak. Kebanyakan yang antre adalah kendaraan roda empat pribadi yang notabene adalah masyarakat mampu. Karena itu, kami mengimbau bagi yang merasa mampu agar menggunakan BBM nonsubsidi,” kata dia.

Sebelumnya, pemerintah akan membatasi BBM bagi mobil pribadi. Pembatasan BBM bersubsidi akan dilakukan berdasar kapasitas mesin atau yang sering disebut cc. Mobil yang di bawah 1.500 cc boleh pakai BBM subsidi yang sebenarnya untuk orang miskin.

Terlepas ada atau tidaknya kebijakan tersebut, sebenarnya hampir seluruh kendaraan pribadi telah diatur mengonsumsi bahan bakar beroktan 90 atau lebih. Artinya, kendaraan ini tak boleh minum BBM subsidi jenis premium yang hanya beroktan 88.(*)

Baca juga Pengendara Antre Premium di SPBU Kartini Bandar Lampung

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Wooww…Masih Banyak Warga Lampung BAB di Sungai, Kolam, dan Pantai

PRINGSEWU, duajurai.co – Data mencengangkan diungkap Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Febrilia Ekawati …