Kedutaan Belanda Kunjungi STBM Center Pringsewu Lampung


UTUSAN Kedubes Kerajaan Belanda Carel de Groot melihat pembuatan jamban di Pringsewu, beberapa waktu lalu. | YKWS

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kedutaan Besar (Kedubes) Kerajaan Belanda yang diwakili first scretary Water Management Carel de Groot berkunjung ke Sekretariat Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pringsewu, Lampung. Kedatangannya didampingi Team Voice for Change Partnership, yaitu Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV) Indonesia dan Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS).

Direktur Eksekutif YKWS Febrilia Ekawati mengatakan, tujuan dari utusan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda itu dalam rangka melihat dan menggali implementasi program sanitasi di Pringsewu. Kemudian, melihat aktivitas Paguyuban Jamban Sewu di STBM Center Pringsewu.

“Pak Carel dan tim ingin mengetahui bagaimana program sanitasi di Pringsewu bisa berjalan dengan sangat baik, melalui pendekatan STBM. Kemudian, manfaat apa yang sudah dirasakan pasca-Open Defecation Free (ODF), serta kegiatan apa yang dilakukan oleh paguyuban jamban sewu,” kata Febri dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Sabtu, 31/3/2018.

Sementara itu, Carel menyatakan, banyak pembelajaran di Pringsewu yang bisa direplikasikan di wilayah lain untuk program sanitasi. Hal tersebut dalam mewujudkan universal akses, baik dari sisi kebijakan, penganggaran, dan sinergi stakeholder.

“Sangat apresiasi, Pringsewu bisa menggerakkan stakeholder dari tingkat kabupaten hingga tingkat desa untuk mencapai ODF dan mewujudkan universal akses. Ada juga wirausaha sanitasi, seperti Paguyuban Jamban Sewu yang memperoleh manfaat ekonomi,” ujarnya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …