Desa Baktirasa Wakili Lampung Selatan Lomba BBGRM Tingkat Provinsi


KETUA Tim Penilai Lomba BBGRM Provinsi Lampung Yuda Setiawan (paling kanan tanpa peci) meninjau stand UMKM di Balai Desa Baktirasa, Rabu, 28/3/2018 | diskominfo lamsel

KALIANDA, duajurai.co – Desa Baktirasa, Kecamatan Sragi, terpilih mewakili Kabupaten Lampung Selatan dalam Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) tingkat Provinsi Lampung. Tim penilai dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Provinsi Lampung melakukan verifikasi penilaian di Balai Desa Baktirasa, Rabu, 28/3/2018.

Kedatangan tim penilai yang dipimpin Kepala Dinas PMD Provinsi Lampung Yudha Setiawan disambut Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Lampung Selatan Supriyanto beserta sejumlah pejabat Pemkab Lampung Selatan.

Yuda Setiawan mengaku terkesan dengan penyambutan yang diberikan masyarakat Desa Baktirasa. “Mudahan-mudahan ini memang menjadi ciri khas masyarakat Desa Baktirasa. Yang saya dengar masyarakat di sini merupakan orang Lampung yang berasal dari Jawa,” kata mantan Pj Bupati Pringsewu ini seperti tertuang dalam rilis yang diterima duajurai.co dari Diskominfo Lamsel.

Yuda mengungkapkan, Lomba BBGRM diadakan untuk melestarikan nilai gotong royong yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat. Menurutnya, gotong royong saat ini mulai luntur dalam dinamika masyarakat modern.

“Kenapa pemerintah setiap tahun mencanangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat ini, sebab tanpa kita sadari gotong royong dan kebersamaan masyarakat itu sebenarnya ciri khas masyarakat Indonesia,” katanya.

“Untuk itu, pemerintah mencoba menghidupkan kembali program-program yang dapat memicu kelestarian budaya gotong royong di masyarakat. Ini lah pentingnya gotong royong, sampai pemerintah pun ikut turun tangan untuk melestarikannya,” tambah Yuda.

Supriyanto yang membacakan sambutan Bupati Lampung Selatan mengatakan, untuk menumbuhkan kembali semangat kegotong-royongan, diperlukan daya ungkit melalui berbagai macam program pembangunan. Di antaranya melalui kegiatan lomba desa dalam hal kegotong-royongan, seperti BBGRM.

“Dalam perspektif pembangunan di Kabupaten Lampung Selatan, kebersamaan dan gotong royong diwujudkan melalui kolaborasi yang menjadi salah satu pilar pembangunan. Ini dalam rangka mewujudkan visi Kabupaten Lampung Selatan yang sejahtera, berdaya saing, mandiri, dan berakhlak mulia,” kata Supriyanto.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Kecelakaan Maut Tol Sumatra, Kristyowati Mau Pindah Sekolah ke Bandar Lampung

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Sebanyak empat orang tewas dalam kecelakaan di Jalan Tol Trans Sumatra (JTTS) Kilometer …