Soal Pariwisata Lampung, Kemenpar Fokus Kembangkan Way Kambas-Puncak Mas


Lokot Ahmad Enda, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar, saat diwawancarai di Swiss-Belhotel Lampung, Selasa, 27/3/2018. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) akan memfokuskan pariwisata Lampung untuk yang masuk top lima saja. Pihaknya telah menyepakati hal tersebut dengan Pemprov Lampung melalui Dinas Pariwisata (Dispar) setempat.

“Kami sepakat dengan kadis pariwisata bahwa apa yang dikembangkan itu yang sudah siap. Ada beberapa, di antaranya Taman Nasional Way Kambas (Lampung Timur), Puncak Mas di Bandar Lampung, dan Pulau Pahawang (Pesawaran). Kenapa kami selalu menyampaikan top lima? Karena, sumber daya manusia (SDM) dan dananya terbatas. Kalau mau semua dimunculkan ya tak bisa,” kata Lokot Ahmad Enda, Asisten Deputi Pengembangan Destinasi Regional I Kemenpar, saat Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Destinasi Pariwisata di Ruang Krui Swiss-Belhotel Lampung, Selasa, 27/3/2018.

Dia mengatakan, sebetulnya yang menjadi tantangan ke depan adalah komitmen daripada yang punya wilayah seperti gubernur, bupati maupun wali kota. Contoh, pada era pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) ada tiga prioritas, yakni pertanian, pariwisata, dan perikanan. Artinya, pariwisata masuk top tiga.

“Kalau pariwisata jadi prioritas utama akan terlihat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM) daerahnya. Pengalaman selama ini, ada beberapa daerah menyatakan concern pariwisata, tapi secara regulasi tak menunjukkan itu. Dalam RPJM daerah tak dimasukkan top lima, dan anggaran tidak masuk dalam prioritas,” ujarnya.

Menurut Lokot, untuk Provinsi Lampung, Kabupaten Pesawaran yang kelihatan berkomitmen terhadap pengembangan pariwisata. Pemkab Pesawaran mengalokasikan anggaran sekitar Rp5 miliar untuk pembangunan kawasan pariwisatanya.

“Karena salah satu usaha untuk mengentaskan kemiskinan adalah pariwisata. Mudah saja, sumber daya alamnya ada, sehingga tinggal bagaimana mengemasnya menjadi objek wisata yang sesuai standar,” kata dia.

Lokot menambahkan, Pemerintah Pusat menggelontorkan Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pariwisata untuk sejumlah kabupaten di Lampung. Salah satu daerah yang mendapat aliran yang cukup tinggi, yakni Tanggamus. “DAK untuk Tanggamus cukup tinggi, yaitu Rp3 miliar. Saya juga kaget kenapa dapat sebanyak itu. Sebab, Tanggamus dinilai punya kesiapan dari sisi infrastruktur dan perencanaan,” ujarnya.(*)

Baca juga Dispar Lampung Harap BPPD Baru Lebih Aktif

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Hari Otda, Lampung Barat Raih Nilai Tertinggi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kabupaten Lampung Barat meraih nilai tertinggi se-Provinsi Lampung dalam evaluasi laporan …