Jual ke CP Bahari Lampung, Udang Petambak Bratasena Dihargai Rp67 Ribu


Solihin (topi merah) dan para petambak PT Central Pertiwi Bahari, kemarin. | Hendry Sihaloho/duajurai.co

TULANGBAWANG, duajurai.co – Petambak udang di kawasan Bratasena Adiwarna, Kecamatan Dente Teladas, Kabupaten Tulangbawang, Provinsi Lampung, menjual udang ke PT Central Pertiwi (CP) Bahari, anak usaha PT Central Proteina (CP) Prima. Udang piaraan petambak dihargai sekitar Rp67 ribu per Kg dengan Mean Body Weight (MBW) 16 gram.

“Harga itu untuk saat ini. Sebab, harga udang bisa berubah,” kata Solihin (53), salah satu petambak, di Bratasena Adiwarna, kemarin.

Pria yang telah 22 tahun menjadi petambak itu mengatakan, pihaknya sekali menebar 350 benur untuk satu tambak. Luas satu tambak kira-kira setengah hektare. Bila panen, satu tambak bisa menghasilkan udang sebanyak 7 ton. “Kami panen udang vaname setiap empat bulan sekali. Untung bersih sekitar Rp20-an juta,” ujarnya.

Menurut Solihin, panen tersebut bila kondisi normal. Jika musim hujan, maka panen bisa lebih lama. Sebab, hujan memengaruhi kualitas air tambak. “Udang di tambak ini kan air laut. Jadi, kalau bercampur hujan, maka air tambak menjadi payau,” kata lelaki asal Seputih Rahman, Kabupaten Lampung Tengah, itu.

Sebelumnya, Presiden Direktur CP Prima Irwan Tirtariyadi menyatakan, saat ini, produksi udang ang dihasilkan petambak rerata 300 ton per bulan, produktivitas per Ha per siklus 250 kg. Jumlah tersebut masih jauh dibandingkan dengan produktivitas yang pernah terjadi per Ha per siklus 12 ton dan per bulan bisa 2.500 ton per bulan.(*)

Baca Tanpa Listrik, Produksi Udang CP Bahari Lampung 300 Ton Sebulan


Komentar

Komentar

Check Also

Hari Otda, Lampung Barat Raih Nilai Tertinggi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kabupaten Lampung Barat meraih nilai tertinggi se-Provinsi Lampung dalam evaluasi laporan …