Yayasan Pendidikan Astra Ajak Wartawan Lampung Kunjungi Sekolah Binaan


SMP Negeri 1 Tanjungsari, Lampung Selatan, binaan PT Astra Internasional melalui YPA-MDR | imelda astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – PT Astra Internasional melalui Yayasan Pendidikan Astra -Michael D Ruslim (YPA-MDR) menggelar media gathering dan kunjungan ke salah satu sekolah binaannya yakni SMP Negeri 1 Tanjungsari, Lampung Selatan, Jumat pagi, 23/3/2018.

Sekretaris Pengurus YPA-MDR Kristanto mengatakan, Astra memiliki empat pilar program CSR yang menjadi fokus utama untuk mendorong pembangunan manusia yaitu cerdas, sehat, hijau, dan kreatif untuk UMKM.

“Melalui program ini, kami memacu sekolah-sekolah binaan untuk meraih prestasi, baik secara akademik dan nonakademik agar dapat bersaing dalam skala global,” kata Kristanto di SMPN 1 Tanjungsari.

Kristanto menjelaskan, program itu bertujuan meningkatkan mutu pendidikan wilayah prasejahtera di Lampung. SMPN 1 Tanjungsari dipilih karena memiliki kriteria wilayah yang Indeka Pembangunan Manusia (IPM)-nya sangat rendah dibanding wilayah lainnya di Lampung.

“Dulu jalannya rusak parah, sehingga akses ke sini sangat susah. Tapi dengan perkembangan pembangunan, warga sekitar kini sudah mulai menuju sejahtera,” katanya.

Di Lampung, pihaknya telah berdonasi untuk CSR di bidang pendidikan sebesar Rp52,3 miliar. Penggunaannya meliputi pemenuhan sarana prasarana, pelatihan, dan reward untuk sekolah-sekolah binaannya.

“Jadi, setiap kegiatan yang diikuti sekolah binaan kami dan dapat juara, akan dapat reward dari Astra. Baik siswa maupun gurunya,” imbuhnya.

Untuk mewujudkan sekolah berwawasan global, Astra fokus kepada beberapa indikator salah satunya pengembangan aspek academical mindedness dengan mendorong dan memfasilitasi pengembangan kegiatan sekolah yang berbasis scientific, open mindedness dan holistic thinking.

“Dilakukan melalui berbagai pelatihan dan pendampingan kurikulum dan ekstrakurikuler pendukung,” papar Kristanto.

Kemudian, indikator lainnya yakni mendukung terciptanya ICT based school, dengan membantu ketersediaan sarana-prasarana teknologi komunikasi dan informasi. Lalu, pembinaan environmental awareness di kalangan guru dan siswa atau yang lebih dikenal dengan jargon Go Green. mengembangkan aspek interkultural, dan hubungan internasional.

“Kami melakukan pengembangan kemampuan interaksi dalam berbahasa asing untuk mendukung program pembelajaan berskala international. Ke depan akan kami hadirkan relawan asing ke sini untuk program,” katanya.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Belanja di Transmart Lampung Bisa Bawa Pulang TV LED 

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Transmart Carrefour di Way Halim, Bandar Lampung, terus memanjakan pelanggannya dengan berbagai promo …