Sejak Awal 2018, Lebih 10 Kali KM 21-22 Tarahan Lampung Selatan “Minta Korban”


JALINSUM KM 21-22 Tarahan, Lampung Selatan, Jumat, 23/3/2018 | fadiansyah an/duajurai.co

TARAHAN, duajurai.coJalan Lintas Sumatera, Kilometer 21-22, Desa Tarahan, Katibung, Lampung Selatan, sudah sering “meminta korban”. Terakhir, Kamis sore, 22/3/2018, kawasan jalan yang menurun/menanjak tersebut menjadi saksi tabrakan beruntun yang mengakibatkan enam orang meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka.

Sebanyak enam kendaraan terlibat dalam insiden maut di Tarahan tersebut. Keenamnya, truk tronton Mitsubishi Fuso nomor polisi B 9167 KYU, Honda Jazz B 1266 SVB, pick up Mitsubishi L200 BE 9083 AC, pick up Suzuki Carry G 1841 LE, dump truk Fuso BE 9637 BH, serta truk Hino BE 9860 CT.

“Sudah sering di sini terjadi kecelakaan, apalagi sebelum dipasang pagar di pinggir jalan. Dulu saat belum ada pagar, banyak kecelakaan yang merenggut nyawa karena mobil jeblos ke jurang,” beber Yunus (43), warga setempat, saat ditemui duajurai.co di sekitar lokasi, Jumat, 23/3/2018.

Menurut Yunus, setelah ada pagar pembatas pun, masih sering terjadi kecelakaan. Dalam ingatannya, sejak awal 2018, sudah lebih 10 kali kecelakaan di kawasan yang sama, termasuk kejadian pada Kamis kemarin.

“Kemarin kejadiannya sekitar jam empat sore di turunan Tarahan, tepatnya dekat pangkalan ojek. Awalnya ada truk yang kecelakaan tunggal. Lalu, ada Fuso yang remnya blong dan menghantam beberapa kendaraan lain, termasuk truk yang sebelumnya kecelakaan tunggal itu” tuturnya.

Baca juga

Yunus meneruskan. seringnya terjadi kecelakaan membuat warga sekitar harus ekstra hati-hati saat berkendara di lokasi tersebut.

Pantauan duajurai.co, di Jalinsum Kilometer 21-22 Tarahan, tampak sejumlah “jejak” tertinggal sebagai penanda kerap terjadi kecelakaan di sana. Di pagar pembatas misalnya, banyak terdapat goresan besar bekas benturan. Bangkai-bangkai kendaraan korban kecelakaan kemarin juga masih teronggok di kiri kanan jalan.(*)

Laporan Fadiansyah AN


Komentar

Komentar

Check Also

Wooww…Masih Banyak Warga Lampung BAB di Sungai, Kolam, dan Pantai

PRINGSEWU, duajurai.co – Data mencengangkan diungkap Direktur Eksekutif Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) Febrilia Ekawati …