1,6 Juta Masyarakat Lampung BAB Sembarangan, 3 Lembaga Gelar Workshop Roadmap STBM


KOORDINATOR STBM Bambang Pujiatmoko memberi materi dalam Workshop Roadmap STBM di Hotel Horison, Kamis, 22/3/2018 | imelda astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi Lampung bekerjasama dengan Stichting Nederlandse Vrijwilligers (SNV) Indonesia dan Yayasan Konservasi Way Seputih (YKWS) menggelar  Workshop Penyusunan Roadmap untuk Program Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Provinsi Lampung, Kamis, 22/3/2018. Acara berlangsung di Hotel Horison, Jalan RA Kartini, Bandar Lampung.

Workshop menghadirkan peserta dari sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Provinsi Lampung di antaranya Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas Cipta Karya dan Pengelolaan Sumber Daya Air, Dinas Lingkungan Hidup, sejumlah jurnalis, dan lain-lain. Hadir pula Direktur LSM Mitra Bentala Lampung Mashabi.

Koordinator STBM Bambang Pujiatmoko mengawali workshop dengan pemaparan kondisi masyarakat Lampung yang hingga kini masih berperilaku buang air besar sembarangan (BABS). Ia mengatakan,  sebanyak 1,6 juta penduduk Bumi Ruwa Jurai masih melakukan BABS.

“Perilaku 1,6 juta orang itu mau tak mau akan berdampak juga kepada kita, kepada keluarga kita. Sementara dampak terbesar dari perilaku BABS adalah diare,” kata Bambang.

“Sanitasi harus total, dilakukan semua masyarakat. Karena itu, sanitasi menjadi urusan kita bersama,” terusnya.

Seusai memberikan gambaran kondisi miris tersebut, Bambang memberikan kesempatan kepada peserta workshop untuk memberikan pandangannya. Di antara peserta mengatakan, perilaku BABS di masyarakat Lampung nemang masih ada. Salah satunya sebabnya adalah faktor budaya atau kebiasaan.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Sosialisasi di CFD, Getar Lampung Ajak Perokok Tukar Rokok dengan Cokelat

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Komunitas Generasi Tanpa Rokok (Getar) Lampung melakukan sosialisasi pengendalian tembakau pada …