Charta Politika: Kasus OTT Gerogoti Basis Massa Mustafa, Lampung Tengah Dikuasai Ridho


DIREKTUR Charta Politika Yunarto Wijaya menyampaikan hasil survei elektabilitas cagub-cawagub Lampung, Selasa, 20/3/2018. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Operasi tangkap tangan (OTT) yang menjerat Bupati Lampung Tengah nonaktif Mustafa memengaruhi tingkat elektabilitasnya sebagai Calon Gubernur (Cagub) Lampung. Bahkan, mantan Ketua Partai NasDem Lampung itu kehilangan basis massa di wilayah yang dipimpinnya, yakni Lampung Tengah.

Hal tersebut disampaikan Yunarto Wijaya, Direktur Eksekutif Charta Politika, saat merilis hasil survei elektabilitas cagub-cawagub Lampung di Ruang Dragon Hotel Horison, Bandar Lampung, Selasa, 20/3/2018. “Lampung Tengah sudah dikuasai (cagub petahana) M Ridho Ficardo. Kasus OTT ini menggerogoti basis massa Mustafa,” kata dia.

Yunarto mengatakan, berdasar hasil survei Charta Politika, sebanyak 71,3% responden mengetahui kasus OTT Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyeret Mustafa. Kemudian, 15,1% responden tidak mengetahui, serta 13,6% responden tidak menjawab.

“Sebanyak 65,5% responden mengatakan kasus tersebut menjadi pertimbangan dalam memilih, dan hanya 10,1% mengatakan tidak menjadi pertimbangan. Lalu, sekitar 24,4% belum menjawab,” ujar dia.

Menurutnya, bila dibandingkan dengan survei empat bulan lalu, elektabilitas Mustafa turun setengahnya. Saat ini, elektabilitas Mustafa untuk survei elektabilitas terbuka hanya 10,4%. Begitu juga dengan hasil survei elektabilitas dengan menyodorkan nama magub, Mustafa masih posisi terakhir, yakni 11,6%. Secara berpasangan, elektabilitas Mustafa-Ahmad Jajuli hanya 11,3%. “Kemungkinan elektabilitasnya akan terus turun,” ucap Yunarto.(*)

Baca juga Survei Charta Politika: 64,9% Responden Puas dengan Kinerja Ridho Ficardo

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Daftarkan 85 Bacaleg, PDI Perjuangan Lampung Targetkan 20 Kursi

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Lampung mendaftarkan sebanyak 85 …