BNN Lampung Tembak Punggung, Chandra Pengedar Narkoba Tewas


BNN Lampung menghadirkan tiga tersangka kasus narkoba saat ekspose pada Senin, 19/3/2018. | Fadiansyah AN/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Tim Brantas Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Lampung menangkap empat tersangka kasus narkoba di tiga lokasi berbeda di Kota Bandar Lampung. Dalam penangkapan tersebut, salah satu tersangka tewas ditembak petugas.

Empat tersangka tersebut, yaitu Chandra Kesuma alias Sempak (28), dan Julian Prandoko alias Popo (27), keduanya warga Gedongair. Kemudian, Mentari Triranti alias Tari (20), warga Jalan Sisingamaraja, Tanjungkarang Barat; serta Andhika alias Bung (56), warga Jalan Yos Sudarso, Sukaraja.

Kepala BNN Lampung Brigadir Jenderal Tagam Sinaga mengatakan, dalam penangkapan para tersangka, pihaknya terpaksa menembak Chandra. Sebab, kurir sekaligus pengedar narkoba itu melawan saat ditangkap.

“Yang bersangkutan mencoba melawan dan melarikan diri, sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur yang mengenai punggung bagian belakang. Petugas segera membawa Chandra ke rumah sakit, tapi nyawanya tak tertolong,” kata Tagam saat konferensi pers di kantornya, Senin, 19/3/2018.

Dia melanjutkan, pihaknya menyita sabu-sabu sekitar 1 Kg dan timbangan digital dalam penangkapan Chandra. Bahan kimia untuk menciptakan halusinasi itu ditemukan di kontrakan tersangka di kawasan Kurungan Nyawa, Gedong Tataan, Kabupaten Pesawaran. “Sabu dimaksukkan dalam plastik dan tersimpan di dalam speaker,” ujarnya.

Sedangkan Julian dibekuk di kontrakannya, Jalan Sejahtera, Gedongair. Dia merupakan pengendali kurir sekaligus penghubung dengan bos yang di atasnya. Selain Julian, petugas juga meringkus Triranti, istrinya.

“Tari sering menggunakan rekeningnya untuk menerima upah Julian dari bosnya,” kata Tagam.

Sementara, Andhika ditangkap tak jauh dari Giant Kemiling. Kakek empat cucu itu juga ditembak karena melarikan saat diminta menunjukkan rumah dan tempat kejadian perkara sebelumnya.

“Hingga kini, kami masih mencari Alam. Pria yang diketahui bekerja sebagai debt collector itu jaringan penghubung Julian. Kami akan menerbitkan daftar pencarian orang (DPO),” ujarnya.(*)

Laporan Fadiansyah AN


Komentar

Komentar

Check Also

Sidang Korupsi PU-PR Lamsel: Zainudin Hasan Diadili, 4 Perempuan Ini Menangis

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pengadilan Negeri (PN) Tipikor Tanjungkarang menggelar sidang perdana terhadap Zainudin Hasan, …