Enggan Daftar Go-Food, Jayid Penjual Bandrek: Yang Penting Itu Silaturahmi


Jayid, pemilik Warung Bandrek Rame Terus, sedang melayani pembeli, Jumat malam, 9/3/2018. | Imelda Astari/duajurai.co

 

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Warung Bandrek Rame Terus milik Jayid berdiri selama dua tahun terakhir. Kendati terbilang baru, tapi pelanggannya relatif banyak. Jayid kadang kewalahan melayani pesanan ketika sedang ramai, apalagi pada akhir pekan.

“Alhamdulillah mulai dari Jumat malam hingga Minggu malam biasanya ramai terus. Banyak juga pelanggan yang pesan lewat telepon, terus yang ngambil Go-Jek,” kata Jayid saat diwawancarai di kedainya, Jalan Panglima Polim, Gedongair, Bandar Lampung, Jumat malam, 9/3/2018.

Meski banyak pelanggan yang memberi masukan agar Jayid mendaftarkan warungnya di Go-Food , namun Jayid enggan melakukannya. Menurutnya, itu akan membuat pelanggan malas datang ke warungnya. “Padahal, yang penting itu silaturahminya. Kalau minum di sini kan bisa ketemu, tukar kabar, silaturahminya semakin erat,” ujarnya.

Bandrek yang dibungkus tak menggunakan plastik sembarangan. Jayid memilih bungkusan yang sesuai karakter bandrek, yakni tahan panas. Ia menganjurkan, ketika bandrek yang dibungkus sudah tak hangat saat sampai rumah, maka bisa direndam terlebih dahulu di air hangat dalam kondisi tetap di dalam plastik. “Sehingga, tak mengubah rasa bandreknya,” kata dia.

Awalnya warung itu tak memakai nama. Karena banyak pelanggan yang protes, akhirnya ia menerima usulan nama dari salah satu pelanggannya. “Jadilah namanya Warung Bandrek Rame Terus,” ucap Jayid.(*)

Baca juga Warung Bandrek Rame Terus, Tempat Minum Bandrek Rekomendasi duajurai.co

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Gala Dinner-Pesta Tahun Baru, Horison Lampung Tawarkan Harga Mulai Rp970 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Hotel Horison Lampung menawarkan harga paket untuk menginap dan gala dinner serta pesta …