MoU dengan Pengadilan Tinggi, Unila Diharapkan Buat Kajian Hukum


Gedung Rektorat Unila | Imelda Astari/duajurai.co

 

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Universitas Lampung (Unila) diharapkan dapat membuat suatu kajian hukum yang memuat tentang masalah kejaksaan dan pengadilan. Hal itu terungkap dalam penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Unila dengan Pengadilan Tinggi Tanjungkarang di ruang sidang lantai II Gedung Rektorat Unila, Bandar Lampung.

“Suatu saat, barangkali Unila dapat membuat suatu kajian hukum atau pusat kajian penegakan hukum yang menggabungkan antara masalah kejaksaan, atau masalah pengadilan,” kata Rektor Unila Hasriadi Mat Akin, seperti dikutip dari laman Unila, Jumat, 9/3/2018.

Dia mengatakan, kerja sama antara perguruan tinggi dan pengadilan tinggi merupakan hubungan kerja strategis untuk membangun bangsa. Kepastian hukum adalah hal penting yang harus mendapat perhatian. Sebab, kemajuan negara berkorelasi positif dengan kemampuan bangsa membangun hukum. “Banyak sekali di negara ini pencari keadilan yang perlu mendapatkan kepastian hukum dan hal itu merupakan aspek kehidupan manusia,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Tanjungkarang Zaid Umar Bobsaid menyatakan, MoU tersebut membuka peluang kerja sama positif yang mampu mengawinkan antara praktisi dan teoritis. Dengan demikian, bisa diketahui bagaimana menerapkan hukum dan teori di Unila dengan pengadilan tinggi serta jajaran Mahkamah Agung.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Kapolda Lampung Suntana Segera Tuntaskan Masalah Begal

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kapolda Lampung Inspektur Jenderal Suntana segera menuntaskan masalah begal. Hal tersebut …