Jualan di Konferwil NU Lampung, Warga Jakarta Ini Beromzet Rp1,5 Juta Per Hari


Acing sedang melayani pengunjung bazar di lokasi Konferwil X PWNU Lampung, Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, Jumat, 9/3/2018. | Fadiansyah AN/duajurai.co

 

GUNUNG SUGIH, duajurai.co – Konferensi Wilayah (Konferwil) X Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Lampung di Pondok Pesantren Darussaadah, Gunung Sugih, Kabupaten Lampung Tengah, diwarnai dengan bazar. Sejumlah warga Nahdliyin mencoba mencari peruntungan dengan membuka lapak di sana.

Salah satunya, Acing (53). Selain menghadiri konferwil, warga Jakarta itu juga menjual berbagai barang “berbau” NU. Beberapa di antaranya pena, gantungan kunci, casing handphone, dan stiker. Selama berdagang di sana, Acing mengaku beromzet sekitar Rp1,5 juta per hari.

“Berdagang seperti ini biasanya mendapat omzet paling minim Rp1 juta dan paling banyak Rp10 juta per hari,” kata Acing kepada duajurai.co di lokasi konferwil, Jumat, 9/3/2018. Dia mulai mencari rezeki di sana sejak kemarin.

Konferwil X NU Lampung berlangsung selama tiga hari, 8-10 Maret mendatang. Sekitar 10 ribu Nahdliyin dari seluruh Lampung diprediksi menghadiri perhelatan lima tahunan tersebut. Selain memilih pengurus baru, Konferwil juga membahas persoalan keagamaan dan kemasyarakatan.(*)

Baca juga Konferwil, Soleh Bajuri Siap Nakhodai Lagi NU Lampung Bila Terpilih

Laporan Fadiansyah AN


Komentar

Komentar

Check Also

Dekati Lebaran, Pedagang di Pasar Smep Bisa Jual 250 Ekor Ayam Sehari

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Penjualan ayam di Pasar Smep, Bandar Lampung, melonjak drastis mendekati Lebaran, …