Pemprov Lampung Dorong Pembentukan Tim Terpadu Pengawas Bahan Berbahaya


Plt Sekprov Lampung Hamartoni Ahadis | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mendorong pemerintah kabupaten/kota segera membentuk Tim Terpadu Pengawas Bahan Berbahaya di daerah masing-masing. Hal itu menyusul ditemukannya peredaran produk pangan yang mengandung Rhodamin B (pewarna tekstil) dan boraks di Lampung.

Penemuan tersebut menunjukkan pengawasan terhadap bahan pangan tidak cukup hanya dilakukanBadan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Tapi, juga harus melibatkan seluruh stakeholder, khususnya pemerintah daerah, agar pengawasan lebih optimal. Hal tersebut terungkap dalam acara Advokasi Pembentukan Tim Terpadu Daerah dan Replikasi Program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya di Hotel Novotel, Telukbetung Selatan, Kota Bandar Lampung, beberapa waktu lalu.

“Perlu cara efektif agar Lampung terbebas bahan-bahan berbahaya. Termasuk pemakaian produk-produk berbahaya pada makanan sudah masif dan massal,” kata Hamartoni Ahadis, Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Provinsi (Sekprov) Lampung, dalam surat elektronik yang diterima duajurai.co, Kamis, 8/3/2018.

Dia mengatakan, nantinya, tim tersebutbekerja maksimal, tidak hanya bersifat musiman, insidentil ataupun sporadis. BPOM juga diharapkan melakukan field trip ke kabupaten/kota agar bisa mengetahui kondisi riil di lapangan. “Kami harus mengubah pola pikir. Jangan bekerja musiman, misal saat Bulan Ramadan, menjelang hari raya atau ketika ada laporan baru ditindaklanjuti. Namun, (mesti) melaksanakan pengawasan secara berkesinambungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Balai Besar POM Lampung Syamsuliani menyatakan, pihaknya berkomitmen untuk memperkuat pengawasan bahan-bahan berbahaya. Jika Tim Terpadu sudah terbentuk di seluruh kabupaten/kota, maka pengawasan akan berjalan lebih optimal. “BPOM memiliki keterbatasan. Jika Tim Terpadu ini berjalan, maka pengawasan lebih maksimal,” kata dia.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *