Demo UU MD3 Ricuh, DPRD Lampung: Mahasiswa Ngotot Minta Tanda Tangan


Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – DPRD Lampung menyatakan tak bisa memenuhi tuntutan Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat UIN Raden Intan saat berunjuk rasa terkait UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3). Massa memaksa agar pimpinan dewan menandatangani surat dengan format yang telah dibuat demonstran. Alhasil, demonstrasi di sana berujung ricuh, Selasa, 6/3/2018.

“Karena substansinya mengenai UU MD3 dan terkait dengan permohonan audiensi, jadi saya meminta Komisi I untuk menerima (pedemo). Sementara, saya masih terima tamu,” kata Ketua DPRD Lampung Dedi Afrizal saat dihubungi duajurai.co via telepon.

Rupanya, lanjut dia, ketika pihak dewan meminta agar perwakilan mahasiswa saja, massa tak mau. Massa meminta agar wakil rakyat menemui mahasiswa. “Akhirnya, Komisi I turun. Lalu, massa menanyakan pimpinan (DPRD) dan terjadi komunikasi di situ. Mereka menuntut untuk menandatangani surat yang sudah mereka buat. Nah, mekanisme di dewan ini kan ada tata tertib. Jadi, mereka (anggota Komisi I) tak berani tanda tangan karena akan lapor dahulu kepada pimpinan,” ujarnya.

Saat itu, terjadi perdebatan antara legislator dengan demonstran. Massa bersikeras minta tanda tangan. “Mungkin ada miskomunikasi. Kawan-kawan Komisi I naik ke atas, lalu mereka (massa) mengejar, sampai terjadi perusakan itu,” kata dia.

Kemudian, pimpinan mengambil keputusan menerima tujuh perwakilan massa. Pihaknya tetap menampung aspirasi mahasiswa yang menuntut tandatangan dalam surat yang mereka bawa. “Maka, kami katakan itu akan kami bahas (terlebih dahulu), dan akan kami teruskan. Mereka ngotot, dan kami tetap katakan tak bisa dengan surat format mereka itu,” ujar Dedi.(*)

Baca juga Demo Soal UU MD3 di DPRD Lampung Ricuh

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *