Demo Soal UU MD3 di DPRD Lampung Ricuh


AKSI demonstrasi PMII di Gedung DPRD Lampung berakhir ricuh, Selasa, 6/3/2018. Sebelum kaos, mahasiswa kecewa dengan hasil audiensi terkait revisi UU MD3. | ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Demonstrasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Lampung di Kantor DPRD setempat berujung ricuh, Selasa, 6/3/2018. Unjuk rasa tersebut terkait UU MPR, DPR, DPD, dan DPRD (MD3).

Aksi yang awalnya berlangsung damai itu tiba-tiba ricuh ketika ratusan orang memaksa masuk ke dalam gedung DPRD Lampung. Sontak anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) yang berjaga menahan massa. Saat itulah terjadi kericuhan. Kaca pintu depan lantai IIa Gedung DPRD pecah.

Massa yang mayoritas menggunakan almamater itu merangsek memasuki gedung DPRD Lampung. Sebagian ada yang tertahan di depan dan belum sempat masuk ke gedung. Sampai salah seorang anggota kepolisian mengeluarkan tembakan peringatan untuk menghalau massa.

Salah satu mahasiswa tampak terluka. Dia diduga terkena tongkat kayu milik anggota Sat Pol PP. Adu jotos antara mahasiswa dan aparat tak terelakkan dalam beberapa menit.

Sebelum kaos, perwakilan mahasiswa sempat diterima audiensi dengan anggota Komisi I DPRD Lampung, yakni Lazuardi (Fraksi PKB), Azwar Syafarudin (Fraksi Gerindra) dan Mardani Umar (Fraksi PKS). Namun, mahasiswa mengutarakan kekecewaannya mengenai hasil audiensi.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Tangani Covid-19, Nanang Minta Dinas Kesehatan Lamsel Fokus 3 Kecamatan

KALIANDA, duajurai.co – Bupati Nanang Ermanto meminta Dinas Kesehatan Lampung Selatan untuk berkonsentrasi di tiga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *