Kelompok Bahan Makanan Naik, Perdesaan Lampung Alami Inflasi 0,23%


Desa | ilustrasi/ist

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Badan Pusat Statistik (BPS) menyatakan, perdesaan di Provinsi Lampung mengalami inflasi sebesar 0,23% pada Februari 2018. Hal tersebut disebabkan kenaikan indeks harga kelompok bahan makanan sebesar 0,17%.

Kemudian, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,35%; kelompok perumahan sebesar 0,21%; kelompok kesehatan sebesar 1,01%. Lalu, kelompok pendidikan, rekreasi, dan olahraga sebesar 0,20%; dan kelompok transportasi dan komunikasi sebesar 0,22%.

“Sementara itu, indeks harga kelompok sandang mengalami penurunan sebesar 0,37%,” demikian dikutip dari laman BPS Lampung, Sabtu, 3/3/2018.

Menurut BPS, Februari lalu, beberapa komoditas mengalami kenaikan harga, antara lain komoditas subsektor tanaman pangan, subsektor perkebunan, dan subsektor perikanan tangkap, seperti pada komoditas ketela pohon/ubi kayu, kopi, kakao, dan beberapa jenis ikan tangkap.

Sedangkan subsektor hortikultura, peternakan, dan perikanan budi daya mengalami penurunan harga, di antaranya komoditas sayur-sayuran, buah-buahan, kerbau, ayam ras pedaging, telur ayam ras, dan beberapa jenis ikan budi daya.(*)


Komentar

Komentar

Check Also

Pasokan Berkurang, Harga Cumi-cumi Asin Bandar Lampung Tembus Rp80 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga cumi-cumi asin di Bandar Lampung melonjak dalam beberapa hari terakhir. Kenaikan akibat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *