Upah PRT Beri Andil Inflasi Bandar Lampung 0,06%


KEPALA BPS Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum diwawancarai jurnalis di kantornya, Kamis, 1/3/2018. Dia menyatakan, Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,06% pada Februari 2018. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,06% pada Februari 2018. Penyebabnya, karena kenaikan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 133,17 pada Januari 2018 menjadi 133,25 pada bulan lalu.

“Komoditas yang dominan memberikan andil inflasi secara berturut-turut, yaitu beras, bawang putih, tomat sayur, bawang merah, tempe, bensin, nangka muda, upah pembantu rumah tangga (PRT), ayam hidup, dan ikan patin,” kata Yeane Irmaningrum, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, saat konferensi pers di kantornya, Bandar Lampung, Kamis, 1/3/2018.

Adapun empat kelompok pengeluaran yang memberikan andil dalam pembentukan inflasi, yaitu kelompok bahan makanan memberikan andil sebesar 0,03%; kelompok perumahan, air, listrik, gas, dan bahan bakar sebesar 0,01%; kelompok sandang sebesar 0,01%; dan kelompok transpor, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,01%.

“Sedangkan yang tidak memberikan andil inflasi maupun deflasi, yakni kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau. Juga kelompok kesehatan, serta kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga,” ujarnya.

Berdasar penghitungan inflasi tahun kalender (point to point), inflasi Kota Bandar Lampung pada Februari 2018 sebesar 1,48%. Sedangkan inflasi year on year (yoy) sekitar 3,19%. “Inflasi Kota Bandar Lampung menempati peringkat ke 50 dari 82 kota yang diamati perkembangan harganya,” kata dia.(*)

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Jelang Tahun Baru, Harga Telur di Bandar Lampung Tembus Rp24 Ribu

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Harga telur ayam merangkak naik menjelang tahun baru. Kini, harganya di pasaran tembus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *