Tempe Mengecil-Nangka Muda Sumbang Tertinggi Inflasi Bandar Lampung


KEPALA BPS Lampung Yeane Irmaningrum (kiri) didampingi Kepala Bidang Statistik Distribusi Bambang Widjanarko (kanan) merilis inflasi Kota Bandar Lampung, Kamis, 1/3/2018. Menurut BPS, ukuran tempe mengecil dan nangka muda menjadi penyumbang tertinggi inflasi di Kota Tapis Berseri. | Imelda Astari/duajurai.co

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Kota Bandar Lampung mengalami inflasi sebesar 0,06% pada Februari 2018. Beberapa komoditas menjadi penyumbang tertinggi, di antaranya kelompok bahan makanan sebesar 0,03%, termasuk di dalamnya tempe 0,0179% dan nangka muda 0,0113%.

“Sekarang lebih banyak orang yang menjual nangka dalam kondisi matang, sehingga pasokan nangka muda menjadi berkurang. Sedangkan tempe karena pengurangan ukuran tempe yang dijual (di pasaran),” kata Ema Christiena, Kepala Seksi Statistik Harga Konsumen Badan Pusat Statistik (BPS) Lampung, saat konferensi pers di kantornya, Bandar Lampung, Kamis, 1/3/2018.

Dia mengatakan, para pedagang menganggap harganya tak wajar jika dijual dengan harga pasaran sekarang. Sehingga, mereka memperkecil ukuran tempe. Kemudian, dijual dengan harga yang sama supaya tempe masih bisa dikonsumsi masyarakat. Ini upaya para pedagang agar bisa bertahan dalam bisnisnya. “Berdasar penyusutan ukuran itu, kami menghitung kenaikan harganya sekitar 2%. Itulah mengapa tempe menyumbang inflasi,” ujarnya.

Meski demikian, Ema mengakui bahwa kenaikan harga tempe karena kedelai juga naik. Namun, pengaruh kenaikan kedelai itu terhadap tempe tak seberapa besar. “Kacang kedelai ada kenaikan, tapi tak tinggi. Tidak signifikan. Jadi, yang dilakukan pedagang itu lebih kepada keberlangsungan bisnis mereka agar tetap bertahan,” kata dia.

Bambang Widjonarko, Kepala Bidang Statistik dan Distribusi BPS Lampung, menambahkan, salah satu metode pengukuran BPS, yakni harus setara antara komoditas dan kualitasnya. “Ini supaya yang dimaksud itu kenaikan harga, bukan kenaikan volume. Seperti hal tempe, penyusutan ukuran itu dimaknai BPS dengan kenaikan harga,” ujarnya.(*)

Baca juga Upah PRT Beri Andil Inflasi Bandar Lampung 0,06%

Laporan Imelda Astari


Komentar

Komentar

Check Also

Milad ke-35, Chandra MBK Korting Pakaian Pria Hingga 50%

BANDAR LAMPUNG, duajurai.co – Chandra Department Store di Mal Boemi Kedaton (MBK), Bandar Lampung, tengah memberikan diskon 50% …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *